Puasa Sepekan, Ini Respon yang Tubuh Rasakan
- 28 Feb 2026 09:03 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Umat Muslim telah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama sepekan. Pada fase ini, sejumlah perubahan mulai terjadi pada tubuh sebagai bagian dari proses adaptasi terhadap pola makan dan waktu istirahat yang berbeda.
Dikutip dari laman resmi National Institutes of Health, setelah sekitar satu minggu berpuasa, tubuh mulai meningkatkan proses pemecahan lemak sebagai sumber energi. Dalam proses tersebut, tubuh menghasilkan keton yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin serta berpotensi menurunkan kadar kolesterol.
Pada sebagian orang, berat badan juga mulai mengalami penurunan meski belum signifikan. Perubahan ini sangat dipengaruhi pola makan saat sahur dan berbuka. Konsumsi makanan seimbang dengan asupan gizi cukup dinilai mendukung manfaat kesehatan selama Ramadhan.
Selain itu, tubuh juga mulai menjalankan proses pembersihan alami dengan mengeliminasi sel-sel yang rusak. Mekanisme ini diyakini dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh serta menjaga fungsi organ tetap optimal.
Secara umum, setelah seminggu berpuasa, banyak orang merasakan tubuh lebih ringan dan energi lebih stabil. Adaptasi ritme biologis membuat suasana hati cenderung lebih terkendali dan fokus meningkat dibandingkan hari-hari awal puasa.
Para ahli menilai, jika pola makan dan gaya hidup sehat terus dijaga, manfaat puasa dapat semakin terasa pada pekan kedua hingga menjelang Idulfitri.
Dengan demikian, puasa tidak hanya menjadi ibadah spiritual, tetapi juga momentum menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....