Pengidap Diabetes dan Hipertensi Harus Bijak Pilih Menu Berbuka

  • 19 Feb 2026 14:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Masyarakat yang memiliki riwayat penyakit metabolik perlu meningkatkan kewaspadaan ekstra dalam mengatur pola makan selama bulan Ramadan. Kelalaian dalam memilih jenis hidangan saat berbuka serta sahur dapat memicu gangguan kesehatan yang serius.

Kondisi fisik penderita penyakit tertentu sangat sensitif terhadap perubahan asupan nutrisi yang terjadi secara mendadak. Kontrol diri yang lemah terhadap makanan berisiko memperburuk stabilitas kadar gula darah serta tekanan darah.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Tutik Ernawati, mengingatkan bahwa pengidap kencing manis hingga darah tinggi sering mengalami komplikasi saat puasa. Fenomena serangan penyakit fatal ini biasanya berkaitan erat dengan konsumsi makanan yang tidak terkendali.

“Penyakit kencing manis atau darah tinggi itu bisa menjadi lebih berat kalau kita salah makan, bahkan saking tidak terkontrolnya makan bisa memicu terjadinya stroke,” ujar dr. Tutik Ernawati, Kamis, 19 Februari 2026.

Kasus komplikasi akibat pola makan yang salah tercatat masih ditemukan cukup tinggi di berbagai fasilitas kesehatan. Warga sering kali mengabaikan batasan medis karena tergiur dengan beragam hidangan manis maupun berlemak yang tersedia.

Penderita komorbid disarankan untuk tetap mengikuti panduan gizi seimbang yang telah dikonsultasikan sebelumnya dengan tenaga medis. Kedisiplinan dalam menjaga asupan garam dan gula akan membantu tubuh tetap stabil selama menjalani ibadah.

Penerapan gaya hidup sehat menjadi kunci utama bagi para penderita penyakit kronis agar dapat berpuasa dengan aman. Kesadaran akan batas kemampuan tubuh diharapkan mampu mencegah munculnya risiko kesehatan yang tidak diinginkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....