Dokter Tekankan Skincare Aman Tidak Bisa Instan

  • 05 Feb 2026 06:10 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Tren perawatan kulit atau skincare semakin berkembang, khususnya di kalangan anak muda. Banyaknya pilihan produk yang beredar di pasaran membuat masyarakat perlu lebih teliti dalam memilih skincare yang aman bagi kesehatan kulit. Pemilihan produk yang tepat tidak hanya membantu menjaga penampilan, tetapi juga mencegah risiko iritasi hingga kerusakan kulit jangka panjang.

Salah satu langkah penting dalam memilih skincare adalah memastikan produk memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Produk yang telah terdaftar di BPOM menandakan bahwa produk tersebut telah melalui proses uji keamanan dan kelayakan. Masyarakat dapat memeriksa nomor registrasi BPOM melalui situs resmi atau aplikasi yang tersedia untuk memastikan keaslian produk yang digunakan.

Dokter umum sekaligus dokter estetika yang juga menjabat sebagai Head Clinic Kecantikan Athena, dr. Wike Widianti, menyampaikan pentingnya pemahaman masyarakat terkait perawatan kulit yang benar. Hal tersebut disampaikannya dalam program Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI, Rabu, 4 Februari 2026.

dr. Wike menegaskan bahwa tidak ada produk skincare yang dapat memberikan hasil secara instan. Menurutnya, apabila terdapat produk yang mengklaim mampu memutihkan kulit hanya dalam waktu satu minggu, maka patut dicurigai adanya kandungan bahan berbahaya di dalamnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terbawa tren atau fenomena fear of missing out (FOMO) dalam memilih produk kecantikan. dr. Wike menekankan pentingnya menggunakan produk yang sudah memiliki izin BPOM serta memastikan kandungan bahan di dalamnya aman bagi kulit. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat lebih cerdas dan selektif dalam menentukan produk skincare yang akan digunakan.

Selain legalitas, konsumen juga perlu memperhatikan kandungan bahan dalam produk skincare. Hindari produk yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon dosis tinggi tanpa pengawasan dokter, serta zat pewarna berbahaya. Bahan-bahan tersebut dapat memberikan efek instan, tetapi berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti iritasi, kulit menipis, hingga gangguan kesehatan lainnya.

Menyesuaikan produk dengan jenis kulit juga menjadi faktor penting dalam perawatan kulit. Kulit berminyak, kering, sensitif, maupun kombinasi memiliki kebutuhan yang berbeda. Penggunaan produk yang tidak sesuai jenis kulit dapat memicu munculnya jerawat, kemerahan, hingga reaksi alergi. Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk mengenali kondisi kulit sebelum menentukan produk yang akan digunakan.

Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah melakukan uji coba atau patch test sebelum menggunakan produk secara menyeluruh. Patch test dapat dilakukan dengan mengoleskan sedikit produk pada bagian kulit tertentu, seperti belakang telinga atau pergelangan tangan, kemudian diamati selama 24 jam. Cara ini membantu mengetahui potensi reaksi alergi sebelum produk digunakan pada wajah.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perawatan kulit yang aman, diharapkan konsumen dapat lebih bijak dalam memilih produk skincare. Edukasi mengenai keamanan produk menjadi kunci utama agar masyarakat terhindar dari penggunaan produk ilegal maupun berbahaya, sehingga kesehatan kulit dapat terjaga secara optimal.

 

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....