Hampir Serupa, Flu dengan Batuk Kering Nyatanya Berbeda
- 19 Jun 2025 23:31 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandar Lampung : Indonesia tengah berada di musim pancaroba. Siang hari bisa terasa panas, sedangkan malam hari turun hujan deras. Kondisi cuaca yang berubah-ubah secara drastis dapat menurunkan sistem imun sehingga tubuh rentan terserang penyakit, salah satunya flu dan batuk. Hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Berbicara soal flu dan batuk, ternyata penyakit ini memiliki beberapa jenis. Ada flu yang disertai batuk kering atau tanpa dahak, ada pula flu disertai batuk berdahak. Meski tampak mirip, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dan butuh penanganan berbeda.
Berikut adalah perbedaan flu disertai batuk kering dan flu disertai batuk berdahak.
1. Penyebab batuk
Perbedaan utama kedua jenis flu tersebut terletak pada penyebab batuk. Batuk kering biasanya muncul akibat iritasi pada saluran pernapasan bagian atas, seperti tenggorokan atau trakea.
Iritasi tersebut disebabkan infeksi virus, paparan udara dingin, debu, atau reaksi alergi. Batuk yang muncul terasa menggelitik, tidak menghasilkan lendir, dan sering kali sulit dihentikan.Di sisi lain, batuk berdahak disebabkan oleh peradangan dan produksi lendir berlebih di saluran pernapasan bagian bawah, seperti bronkus atau paru-paru.
Pada kondisi tersebut, tubuh akan mengeluarkan lendir atau dahak melalui batuk. Karena itulah, batuk berdahak biasanya terasa lebih “basah” dan berat ketimbang batuk kering.
2. Gejala yang muncul
Gejala yang menyertai kedua jenis flu tersebut juga berbeda. Gejala umum yang dirasakan penderita flu dengan batuk kering adalah tenggorokan terasa gatal atau kering. Kemunculan batuk kering bisa sangat intens hingga membuat tenggorokan iritasi. Kemudian, demam ringan dan pilek juga kerap muncul sebagai gejala penyerta.
Dalam beberapa kasus, penderita akan merasakan serak karena pita suara ikut teriritasi. Gejala ini dapat membuat penderita tidak nyaman jika berlarut-larut. Sementara itu, pada flu dengan batuk berdahak, dahak yang dihasilkan memiliki warna berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan infeksi, mulai dari bening, putih, kekuningan, hingga kehijauan.
Flu jenis ini juga kerap menimbulkan rasa berat di dada atau sesak napas ringan, terutama saat tubuh mencoba mengeluarkan lendir. Berbeda dengan flu batuk kering, demam pada flu batuk berdahak umumnya terasa lebih berat. Penderita akan mengalami pilek parah, tubuh lemas, dan kelelahan. Dalam beberapa kasus, napas terdengar berbunyi karena saluran napas tertutup oleh lendir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....