Mengenal Jenis-Jenis Jamu

  • 01 Jun 2025 15:57 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung: Jamu merupakan ramuan herbal tradisional dari berbagai jenis tumbuhan, rempah-rempah, dan bahan alami lainnya. Jamu juga digunakan sebagai minuman kesehatan atau obat tradisional yang bermanfaat.

Beberapa jenis jamu yang perlu diketahui, diantara nya:

Beras Kencur

Seperti namanya, jamu ini terdiri ekstrak kencur, beras, ekstrak jahe, dan ekstrak asam. Rasanya yang manis dan segar cocok dikonsumsi segala usia baik anak-anak maupun orang dewasa. Jamu beras kencur memiliki aktivitas antioksidan tinggi yang dipercaya memiliki banyak khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh di antaranya yaitu untuk mengontrol berat badan, menambah nafsu makan, menghilangkan pegal linu, meningkatkan stamina, sebagai anti diabetes, dan pengontrol berat badan.

Kunyit asam

Jamu kunyit asam merupakan jamu yang biasanya paling banyak dicari. Kini sudah banyak produsen jamu yang membuat jamu kunyit asam sachet. Jamu kunyit asam ini bahan utamanya adalah kunyit dan asam jawa. Namun, diberi beberapa tambahan bahan seperti gula merah, temulawak, dan rempah lain. Warna kuning pada kunyit disebabkan oleh adanya pigmen dari senyawa kurkumin. Kurkumin diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, anti inflamasi, dan anti kanker.

Minuman kunyit asam dipercaya bisa mengatasi nyeri saat haid. Karena, mengandung senyawa curcumenol yang bertugas sebagai analgesik. Sedangkan, pada buah asam senyawa yang berfungsi sebagai analgesik atau anti nyeri yaitu antosianin. Menurut penelitian Studi Kebidanan D3 Stikes Harapan Bangsa Purwokerto, minuman kunyit asam berpengaruh terhadap penurunan nyeri haid primer pada mahasiswi program studi tersebut. Selain mengatasi masalah haid, kunyit asam juga cocok bagi yang sedang melakukan program diet dan juga bisa mencerahkan kulit. Karena, kunyit banyak mengandung antioksidan yang membantu meremajakan sel-sel tubuh.

Sinom

Jamu sinom ini hampir mirip dengan kunyit asam hanya saja bahan utamanya adalah sinom atau daun asam yang masih muda. Biasanya diolah dengan tambahan temulawak, kunyit, kapulaga, kayu manis, pala, gula merah, serta gula pasir. Jamu sinom bermanfaat untuk menambah nafsu makan, mengatasi peradangan lambung atau maag, dan mengatasi masalah keputihan pada wanita. Selain itu, jamu sinom dapat dipercaya bisa meremajakan kulit, mencerahkan kulit, dan meredakan nyeri haid. Karena, adanya berbagai kandungan senyawa antioksidan dan anti inflamasi di masing-masing bahan.

Cabe Puyang

Jamu cabe puyang atau jamu pegal linu ini khasiat utamanya adalah menghilangkan pegal-pegal karena kecapean, maupun sakit pinggang. Selain itu, jamu cabe puyang juga bermanfaat untuk menghilangkan kesemutan. Jamu cabe puyang ini terdiri dari cabe jamu dan puyang. Lalu ditambahkan rempah dan bahan lainnya. Cabe puyang ini favoritnya bapak-bapak, karena bisa menyembuhkan pegal linu.

Pahitan atau Brotowali

Bahan baku jamu pahitan adalah daun sambiloto. Tambahan lainnya dalam jamu ini cukup bervariasi ada yang sambiloto saja dan ada yang ditambahkan dengan bahan pahit lain seperti brotowali, dan lainnya. Seperti namanya jamu pahitan ini dianggap sebagai jamu paling pahit.

meskipun rasanya paling pahit justru jamu pahitan ini banyak manfaatnya mulai dari mengatasi pegal-pegal, menyembuhkan penyakit gatal-gatal, menambah nafsu makan, mencegah risiko diabetes, terapi cuci darah, dan anti alergi. Penggemar jamu pahitan ini memang kebanyakan orang tua. Tapi, ada juga anak muda mengkonsumsinya karena jamu pahitan ini juga bisa menghilangkan jerawat dan membersihkan bruntusan di wajah.

Temulawak

Bahan dasar untuk pembuatan jamu temulawak, yaitu dengan ditambahkan beberapa tambahan bahan seperti asam jawa, gula aren, daun pandan, dan jinten.

Jamu temulawak ini baik untuk anak-anak maupun orang tua, karena bisa menyembuhkan keluhan pusing, mual, sakit perut, dan menghilangkan gejala masuk angin. Temulawak sendiri mempunyai kandungan antioksidan yang dapat mencegah terjadinya kerusakan sel pada mukosa lambung akibat radikal bebas.

Komponen senyawa yang bertindak sebagai antioksidan dari rimpang temulawak adalah flavonoid, fenol, dan kurkumin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....