Bahaya Minum Obat Kadaluarsa
- 16 Mar 2025 11:04 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat, terutama yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Menyusul peristiwa Dua bayi di Kota Bekasi menjadi korban obat kedaluarsa yang diberikan oleh petugas puskesmas. Bocah berusia satu tahun dan delapan bulan tersebut saat ini sudah mendapatkan perawatan di RSUD dr.Chasbullah Abdulmajid, Bekasi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan kedua pasien bayi itu sudah membaik dan diperkirakan akan sembuh dalam satu atau dua hari. "Saya minta maaf kepada masyarakat, secara khusus kepada keluarga korban. Ini akan jadi evaluasi bagi kami secara menyeluruh," tutur Tri. Ia menyatakan, pemberian obat kedaluwarsa terjadi karena kelalaian petugas puskesmas. Ia menyatakan kelalaian tersebut tak bisa diterima karena menyangkut keselamatan nyawa.
Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa penggunaan obat kedaluwarsa dapat berakibat buruk bagi tubuh, mulai dari penurunan efektivitas hingga risiko keracunan.
Menurut pakar farmasi, obat yang telah melewati tanggal kedaluwarsa mengalami perubahan dalam komposisi kimianya. Akibatnya, obat tersebut mungkin tidak lagi memberikan manfaat yang diharapkan atau bahkan dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya. Beberapa jenis obat, seperti antibiotik, bisa menjadi beracun setelah melewati masa berlakunya.
Efektivitas obat yang kedaluwarsa bisa berkurang drastis, dan dalam beberapa kasus, konsumsi obat tersebut dapat menimbulkan efek yang berbahaya bagi kesehatan, seperti reaksi alergi atau kerusakan organ tertentu.
Selain itu, obat berbentuk cairan, salep, atau tetes mata yang telah kedaluwarsa lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri dan jamur. Hal ini dapat menyebabkan infeksi atau gangguan kesehatan lainnya jika tetap digunakan.
Dikutip dari Clevelandclinic.org, berikut adalah risiko dari penggunaan obat-obatan yang kedaluwarsa:
- Efektivitasnya berkurang sehingga tidak dapat mengobati masalah medis dengan benar.
- Mengandung kuman berbahaya karena bahan pengawet di dalamnya telah rusak.
- Obat-obatan cair juga lebih mudah ditumbuhi bakteri. Yang termasuk obat cair antara lain obat dalam sediaan sirup, obat tetes, dan beberapa jenis antibiotik cair.
Langkah-Langkah Aman dalam Mengelola Obat Kedaluwarsa
Para ahli menyarankan masyarakat untuk secara rutin memeriksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan obat yang dimiliki. Jika menemukan obat yang sudah melewati batas waktu penggunaan, sebaiknya obat tersebut tidak dikonsumsi.
Untuk membuang obat kedaluwarsa, masyarakat dianjurkan untuk:
· Tidak langsung membuangnya ke tempat sampah atau saluran air, karena dapat mencemari lingkungan.
· Mengembalikan obat ke apotek atau fasilitas kesehatan yang memiliki program pemusnahan obat.
· Jika harus dibuang sendiri, campurkan obat dengan bahan yang tidak menarik, seperti tanah atau ampas kopi, sebelum membuangnya ke tempat sampah.
Pemerintah dan tenaga medis terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penyimpanan obat yang benar dan bahaya konsumsi obat kedaluwarsa. Diharapkan dengan meningkatnya kesadaran ini, masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan obat dan menjaga kesehatan dengan lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....