Kacang Mete Kaya akan Zat Gizi Penting
- 30 Nov 2024 19:12 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandar Lampung : Hampir semua jenis kacang-kacangan berasal dari biji berkulit keras atau berasal dari dalam tanah. Tetapi agak berbeda dengan kacang mete. Kacang berbentuk seperti bulan sabit ini bernama Latin Anacardium occidentale berasal dari Amerika Tengah, tersebar ke Amerika Selatan hingga ke negara-negara Asia termasuk Indonesia.
Mungkin masih banyak yang tidak mengira bahwa kacang mede dihasilkan dari jambu ini. Selain itu ternyata terdapat kesalahan dalam memahami buah ini.
Yang pertama, meskipun buah ini bernama jambu monyet, tanaman ini sama sekali bukan berasal dari jambu-jambuan. Tanaman ini juga bukan berasal dari keluarga kacang-kacangan.
Jambu monyet ternyata merupakan keluarga dari mangga. Nama latin dari buah ini adalah Anacardium occidentale. Buah jambu monyet berbentuk bulat lonjong dengan warna kuning atau merah dan biji berkulit keras berwarna cokelat kehitaman. Namun faktanya, yang kita sebut biji ternyata adalah buah jambu monyet. Sedangkan yang kita sebut buah adalah bunga yang mengembang setelah proses pembuahan.
Kacang mete yang dihasilkan dari jambu monyet merupakan sumber protein nabati yang baik selain itu juga mengandung lemak sehat vitamin C, vitamin B6, tiamin, magnesium, seng, besi, tembaga dan kalium.
Manfaat kacang mete untuk kesehatan sangat beragam dan sayang jika dilewatkan. Kacang ini memiliki nutrisi yang beragam mulai dari karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin E, vitamin K, vitamin B6, kalsium, kalium, magnesium, hingga folat. Selain itu, kacang mede juga kaya akan antioksidan. Berkat berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya ini, kacang mede atau cashew ini dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Manfaat kacang mete antara lain adalah seperti baik untuk jantung, menjaga kesehatan darah, meningkatkan kesehatan mata, dan dapat membantu menurunkan berat badan.
Jika Anda sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan. Kacang mete atau mede panggang dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk menggantikan camilan tidak sehat yang mungkin biasa Anda konsumsi.
Pada dasarnya tidak ada aturan khusus kapan Anda harus mengonsumsi camilan, namun ada baiknya bila konsumsi camilan tidak terlalu dekat dengan jam makan utama. Tujuannya adalah agar camilan tidak mengganggu konsumsi makanan utama Anda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....