Tape Singkong, Makanan Fermentasi Memiliki Manfaat yang Baik Untuk Tubuh

  • 30 Nov 2024 09:28 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung : Tape adalah contoh makanan yang terbentuk dari proses fermentasi. Salah satu bahan baku utamanya adalah singkong dan ketan. Singkong dan ketan mentah yang keras, akan menjadi empuk, manis, dan juga berair setelah melalui proses peragian atau fermentasi.

Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional karena masih memakai cara yang terbatas.

Fermentasi tape dapat dikategorikan sebagai perubahan kimia. Dalam laman Kemdikbud disebutkan, perubahan kimia merupakan perubahan zat yang menghasilkan atau membentuk zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan asalnya. Perubahan kimia memiliki contoh yang sangat banyak dan dapat teramati pada pembuatan tape.

Proses fermentasi selanjutnya yaitu pengubahan glukosa menjadi alkohol. Tekstur tape juga akan berubah dari keras menjadi lunak dan manis.

Dengan adanya perubahan zat dan sifat kimia ini, maka fermentasi tape singkong termasuk dalam perubahan kimia. Singkong yang keras menjadi lembut serta memiliki kandungan gula sederhana dan alkohol (etanol) dari hasil fermentasi.

Ada dua jenis tape singkong yang dikenal, yaitu tape singkong kering yang biasa digantung dan memiliki tampilan seperti bedak putih dan tape biasa yang lebih lunak dan basah.

Keduanya memiliki kandungan nutrisi yang tidak jauh berbeda dan manfaat yang baik bagi tubuh. Berikut penjelasan beberapa manfaat tape singkong.

1. Meningkatkan imunitas

Tape singkong mengandung asam laktat yang dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh atau kekebalan tubuh. Sehingga tubuh tidak akan mudah tertular virus atau penyakit dan menjadi lebih sehat.

Menurut Journal Agritech, tape singkong dipercaya mampu menangkal flu atau pilek musiman. Flu merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus serta dapat sembuh dengan apabila imun tubuh telah kuat.

2. Mencegah anemia

Selain dapat meningkatkan imun tubuh, manfaat lain dari tape singkong adalah dapat mencegah anemia.

Tape singkong dibuat dengan proses fermentasi yang selama proses tersebut berlangsung, ada beberapa mikroorganisme yang meningkatkan produksi vitamin B12. Vitamin ini sangat penting untuk mendukung produksi sel darah merah lebih banyak di tubuh dan mencegah penyakit anemia.

3. Menguatkan fungsi-fungsi otot

Ketika proses fermentasi tape singkong berlangsung, maka akan ada banyak proses kimiawi yang terjadi salah satunya adalah meningkatkan produksi thiamin yang diketahui berfungsi untuk meningkatkan sistem otot serta neuron manusia. Sehingga ketika mengkonsumsi tape singkong, tubuh akan merasa lebih segar dan berenergi.

4. Melancarkan pencernaan karena berfungsi sebagai probiotik

Menurut sebuah World Journal of Pharmaceutical and Life Sciences, proses fermentasi yang terjadi untuk membuat tape singkong mampu meningkatkan produksi probiotik serta asam laktat.

Kedua esensi tersebut, sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kerja pencernaan dengan cara membunuh seluruh bakteri jahat serta membantu bakteri baik untuk dapat melancarkan pencernaan.

5. Menurunkan kadar kolesterol

Melalui proses fermentasi untuk membuat tape singkong, tape kemudian memiliki bakteri baik dan kandungan asam laktat di dalamnya yang berperan untuk mengurangi kadar kolesterol pada tubuh.

Sebelum melalui proses fermentasi, singkong biasanya dicuci bersih lebih dulu dan dikukus hingga matang. Setelah itu, barulah singkong ditaburi dengan ragi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....