MTQ II Unila Jadi Wadah Pembinaan Karakter Mahasiswa

  • 30 Sep 2026 15:49 WIB
  •  Bandar Lampung
Poin Utama
  • Universitas Lampung resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Universitas Lampung ke-II tahun 2026 dengan melibatkan sekitar 150 mahasiswa dari berbagai fakultas.
  • Kegiatan MTQ terdiri dari 15 cabang musabaqah yang diperlombakan untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam membaca Al-Quran.
  • MTQ Unila 2026 merupakan bagian dari strategi Universitas Lampung dalam membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul akademik tetapi juga memiliki kematangan spiritual dan akhlak mulia.

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Universitas Lampung atau Unila resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ tingkat Universitas Lampung ke-II tahun 2026, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di pelataran belakang Gedung Rektorat Unila tersebut diikuti sekitar 150 mahasiswa dari berbagai fakultas. MTQ menjadi bagian dari upaya Unila membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kematangan spiritual dan akhlak.

Pembukaan MTQ dihadiri Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Sunyono, Kepala Biro Akademik, dewan hakim, pembina, serta para peserta musabaqah. Tahun ini terdapat 15 cabang musabaqah yang diperlombakan. Peserta berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Unila.

Lusmeilia mengatakan MTQ tidak semata-mata menjadi arena untuk mencari mahasiswa terbaik dalam membaca, memahami, maupun menghafal Alquran. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan karakter mahasiswa agar mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kematangan spiritual.

“MTQ ini merupakan bagian dari ikhtiar Unila dalam membangun karakter mahasiswa yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, akhlak, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Ia mengajak mahasiswa menjadikan nilai-nilai Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemampuan yang diperoleh melalui kegiatan MTQ tidak berhenti pada kompetisi, tetapi diharapkan dapat tercermin dalam sikap dan perilaku mahasiswa. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen Unila dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter unggul.

Lusmeilia menambahkan, MTQ tingkat universitas juga menjadi wadah pembinaan dan pemetaan potensi mahasiswa secara berkesinambungan. Para peserta dipersiapkan untuk menghadapi ajang Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional atau MTQMN 2027. Dengan pembinaan sejak tingkat universitas, Unila berharap potensi mahasiswa dapat terus dikembangkan menuju kompetisi di tingkat nasional.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unila juga melepas delegasi mahasiswa wirausaha yang akan mengikuti KMI Expo 2026 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 September hingga 1 Oktober 2026. Delegasi Unila dipimpin Demaria Gracelle Tamba sebagai ketua tim bersama Aisyah Maurina Lubis, Anisa Fadela, dan M. Hazel Fawwaz Mahsa Anwar.

Rektor memberikan apresiasi kepada tim wirausaha mahasiswa yang berhasil lolos ke ajang tingkat nasional tersebut. Ia berharap delegasi Unila dapat menampilkan karya inovasi bisnis terbaik, menjaga sportivitas, serta membawa nama almamater dalam ajang kewirausahaan mahasiswa. Pelepasan tersebut menjadi bagian dari dukungan Unila terhadap pengembangan prestasi mahasiswa di bidang keagamaan maupun kewirausahaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....