Benarkah Rel Kereta Bikin Motor Mogok? Ini Penjelasan Ahli
- 07 Jul 2026 10:51 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Beredarnya anggapan bahwa rel kereta api memiliki medan magnet kuat yang dapat menyebabkan kendaraan mogok dipastikan tidak benar. Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia, Prof. Agustino Zulys, menjelaskan anggapan tersebut hanyalah mitos yang tidak didukung oleh fakta ilmiah.
Melalui unggahan di akun Instagram @prof.zulys, Prof. Agustino menjelaskan rel kereta memang terbuat dari baja yang memiliki sifat magnetik. Namun, hal itu tidak berarti rel menjadi magnet kuat yang mampu menarik atau memengaruhi kendaraan.
Menurutnya, dalam ilmu fisika, medan magnet baru akan memberikan dampak signifikan apabila berasal dari sumber yang sangat kuat, seperti mesin MRI di rumah sakit atau arus listrik berdaya besar. Sementara itu, rel kereta tidak dialiri listrik besar dan tidak dirancang sebagai magnet aktif. Bahkan ketika kereta melintas, medan magnet yang dihasilkan tetap sangat lemah.
Ia mengungkapkan, hasil riset pada 2019 menunjukkan medan magnet di rel kereta saat kereta melintas rata-rata hanya sekitar 47,73 mikrotesla (µT). Nilai tersebut hampir sama dengan medan magnet alami Bumi yang berkisar antara 25 hingga 65 mikrotesla. Dengan demikian, sangat tidak mungkin rel kereta menyebabkan motor mogok karena tertarik medan magnet.
Prof. Agustino menjelaskan, kendaraan yang mogok di atas rel umumnya disebabkan oleh faktor lain. Pertama, permukaan rel yang terbuat dari logam cenderung licin, terutama jika terdapat debu atau oli, sehingga ban kendaraan kehilangan daya cengkeram. Kedua, di beberapa lokasi posisi rel yang sedikit miring dapat membuat roda kendaraan tersangkut atau kehilangan momentum.
Selain itu, faktor kepanikan pengendara juga kerap menjadi penyebab. Saat roda mulai selip, sebagian pengendara justru menambah putaran gas sehingga kendaraan semakin kehilangan traksi. Faktor lain yang tak kalah penting adalah kondisi kendaraan yang memang sudah bermasalah atau kehabisan tenaga, lalu kebetulan mogok saat berada di atas rel sehingga muncul anggapan bahwa penyebabnya adalah magnet.
Sebagai penegasan, Prof. Agustino mengatakan, apabila rel kereta benar-benar memiliki medan magnet yang sangat kuat, maka benda-benda logam seperti kunci kendaraan, baut, bahkan telepon genggam seharusnya akan menempel pada rel. Namun, kenyataannya hal tersebut tidak pernah terjadi.
Ia pun mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan berpikir kritis terhadap informasi yang beredar. "Kalau ketemu rel kereta, stop, lihat, pastikan aman. Kalau ketemu info viral, stop, cek, pastikan benar. Karena dua-duanya bisa berbahaya kalau kita asal jalan," kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....