Cara Mengamankan Akun WhatsApp dari Peretasan.

  • 01 Jul 2026 07:00 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Keamanan akun WhatsApp perlu menjadi perhatian di tengah meningkatnya kasus penipuan dan pencurian data melalui aplikasi pesan instan. Pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan kelengahan pengguna untuk mengambil alih akun, kemudian menggunakannya untuk menipu kontak yang tersimpan di dalamnya.

Salah satu langkah paling efektif untuk mencegah peretasan adalah mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah. Fitur ini memberikan lapisan keamanan tambahan berupa PIN enam digit yang harus dimasukkan saat akun didaftarkan pada perangkat baru. Dengan demikian, akun tidak mudah diambil alih meski kode verifikasi berhasil diketahui pihak lain.

Pengguna juga diimbau untuk tidak pernah membagikan kode OTP atau kode verifikasi yang dikirim melalui SMS kepada siapa pun. WhatsApp maupun pihak resmi lainnya tidak akan pernah meminta kode tersebut. Apabila ada pihak yang mengatasnamakan teman, keluarga, atau instansi tertentu dan meminta kode verifikasi, besar kemungkinan hal tersebut merupakan upaya penipuan.

Selain itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap tautan mencurigakan yang dikirim melalui pesan singkat, media sosial, maupun surat elektronik. Tautan tersebut dapat mengarahkan pengguna ke situs palsu yang dirancang untuk mencuri informasi pribadi, termasuk data akun WhatsApp dan perangkat yang digunakan.

Pembaruan aplikasi secara berkala juga menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan. Versi terbaru biasanya telah dilengkapi dengan perbaikan sistem dan penutupan celah keamanan yang berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Pengguna juga disarankan untuk rutin memeriksa daftar perangkat yang terhubung melalui fitur WhatsApp Web dan segera keluar apabila menemukan perangkat yang tidak dikenal.

Menjaga keamanan akun WhatsApp tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kewaspadaan pengguna. Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan, tidak membagikan data rahasia, serta lebih teliti saat menerima pesan mencurigakan, risiko peretasan dapat diminimalkan sehingga komunikasi tetap aman dan terlindungi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....