Google Uji Fitur Baru agar Website Bisa Tolak Konten Dipakai AI Overviews

  • 18 Jun 2026 19:08 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Google kini mulai menguji fitur yang memungkinkan pemilik situs memilih apakah kontennya boleh digunakan dalam hasil pencarian berbasis AI. Kebijakan ini berkaitan dengan fitur seperti AI Overviews dan AI Mode yang menyajikan ringkasan jawaban kepada pengguna. Berikut beberapa hal penting dari kebijakan baru Google tersebut. Situs Bisa Memilih Menolak Konten Dipakai AI Google mulai menguji fitur yang memberi kesempatan pemilik website untuk menolak kontennya muncul dalam hasil pencarian berbasis AI. Pengaturan tersebut nantinya tersedia melalui Search Console.

Pemilik situs dapat menentukan apakah halaman mereka boleh digunakan sebagai sumber dalam pencarian generatif Google. Langkah ini memberikan kontrol lebih besar kepada penerbit konten. AI Overviews dan AI Mode Jadi Perhatian Utama Fitur baru ini berkaitan dengan perkembangan layanan pencarian AI Google.AI Overviews dan AI Mode dirancang untuk memberikan jawaban ringkas berdasarkan berbagai sumber informasi. Namun, muncul kekhawatiran bahwa pengguna bisa mendapatkan jawaban tanpa mengunjungi situs sumber.

Hal tersebut membuat sejumlah penerbit mulai mempertanyakan dampaknya terhadap trafik. Google Uji Coba Fitur Secara Bertahap Pengujian awal fitur tersebut dilakukan kepada sebagian kecil pemilik situs web. Uji coba pertama dilakukan di Inggris sebelum diperluas ke wilayah lain.

Keputusan Tidak Ikut AI Tidak Pengaruhi Ranking Reguler. Google menyatakan pilihan situs untuk tidak berpartisipasi dalam pencarian AI tidak akan memengaruhi peringkat di hasil pencarian biasa. Artinya, situs tetap dapat muncul pada pencarian reguler. Kebijakan ini membedakan antara hasil pencarian tradisional dan fitur pencarian berbasis AI.

Media Khawatir Trafik Website Berkurang. Kemunculan pencarian AI memunculkan kekhawatiran di kalangan industri media. Sebagian penerbit menilai ringkasan AI dapat membuat pengguna tidak lagi membuka artikel asli. Padahal, kunjungan dari mesin pencari menjadi salah satu sumber trafik utama bagi banyak situs. Perubahan perilaku pengguna internet menjadi tantangan baru bagi media digital. Google Tambahkan Data Analitik Baru untuk Penerbit Selain opsi menolak konten digunakan AI, Google juga menambahkan sejumlah metrik baru.

Melalui Search Console, pemilik situs dapat melihat halaman yang muncul dalam pencarian AI. Informasi tersebut membantu penerbit memahami bagaimana konten mereka digunakan. Google menyatakan akan terus mengembangkan fitur berdasarkan kebutuhan pengguna dan kreator.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....