Kecanduan Gadget usai Libur Panjang, Produktivitas Kerja Terganggu

  • 27 Mar 2026 06:02 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Penggunaan gadget yang meningkat selama libur panjang Lebaran berdampak pada menurunnya produktivitas sebagian pekerja saat kembali beraktivitas. Kebiasaan mengakses ponsel secara berlebihan dinilai sulit dihentikan, bahkan setelah masa liburan berakhir.

Selama periode libur, masyarakat cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan perangkat digital, mulai dari media sosial, gim, hingga layanan streaming. Pola ini terbawa hingga hari kerja, sehingga mengganggu fokus dan konsentrasi.

Pengamat teknologi dan perilaku digital menilai, kondisi ini dipicu oleh perubahan kebiasaan selama liburan yang membuat otak terbiasa dengan stimulus cepat dan hiburan instan. Ketika kembali ke rutinitas kerja, terjadi penurunan kemampuan untuk mempertahankan fokus dalam waktu lama.

Di lingkungan kerja, fenomena ini terlihat dari meningkatnya frekuensi pengecekan ponsel, penundaan pekerjaan, hingga berkurangnya interaksi langsung antarpegawai. Hal tersebut berdampak pada efisiensi dan kualitas pekerjaan.

Selain itu, paparan layar yang berlebihan juga dapat memengaruhi kesehatan, seperti gangguan tidur dan kelelahan mata, yang pada akhirnya turut menurunkan kinerja.

Sejumlah langkah dinilai dapat membantu mengatasi kebiasaan tersebut. Di antaranya dengan membatasi waktu penggunaan gadget di luar kebutuhan pekerjaan, mengatur notifikasi agar tidak mengganggu, serta menetapkan waktu khusus untuk fokus bekerja tanpa distraksi.

Pekerja juga disarankan untuk mulai mengatur kembali pola aktivitas secara bertahap, termasuk mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur dan memperbanyak aktivitas fisik.

Dengan pengelolaan penggunaan teknologi yang lebih bijak, produktivitas kerja diharapkan dapat kembali optimal setelah masa libur panjang.

Top of Form

Bottom of Form

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....