Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI untuk Perkuat Kedaulatan Digital

  • 26 Feb 2026 09:40 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bersama Indosat Ooredoo Hutchison resmi memperkenalkan Sahabat-AI, platform kecerdasan artifisial berbasis aplikasi yang dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional yang berdaulat, inklusif, dan berakar pada kebutuhan lokal. Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian kapabilitas AI Indonesia sekaligus memperluas akses teknologi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sahabat-AI hadir sebagai platform terbuka yang dapat dimanfaatkan pelajar, kreator, pelaku usaha, hingga institusi publik. Tidak sekadar inovasi teknologi, platform ini dirancang sebagai “sahabat digital” yang memahami cara masyarakat Indonesia berbicara, hidup, dan terhubung, dengan pendekatan berbasis bahasa, budaya, serta konteks lokal.

Kini tersedia dalam aplikasi Android dan iOS, Sahabat-AI secara signifikan menurunkan hambatan adopsi AI di Tanah Air. Platform ini mengusung kemampuan multi-model dan multi-modal yang memungkinkan pengguna berpindah dari teks ke gambar, teks ke video, pencarian cerdas, bantuan coding, hingga analisis mendalam dalam satu antarmuka terpadu. Integrasi tersebut membuka akses yang lebih luas dan praktis bagi pengguna sehari-hari untuk memanfaatkan AI sesuai kebutuhan mereka.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan Sahabat-AI mencerminkan arah strategis Indonesia dalam membangun kedaulatan digital nasional.

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya,” ujar Meutya, Rabu 25 Februari 2026.

Ia menambahkan, Indonesia membutuhkan AI yang benar-benar “Paling Indonesia”, dibangun dengan bahasa, nilai budaya, serta kepentingan bangsa. Platform ini diharapkan menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan bermanfaat luas, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam perkembangan AI dalam negeri.

Sahabat-AI dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem nasional, mencerminkan komitmen kolektif untuk memastikan manfaat AI dapat diakses secara luas dan bermakna. Dengan menempatkan kebutuhan dan nilai lokal sebagai fondasi utama, platform ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam menjadikan AI sebagai prioritas nasional sekaligus alat pemberdayaan masyarakat.

Untuk memastikan penggunaan yang aman dan bertanggung jawab, Sahabat-AI dibangun dengan guardrails berlapis yang selaras dengan norma sosial, nilai budaya, serta standar etika di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah menjaga ruang digital nasional tetap sehat serta memerangi konten negatif.

Sementara itu, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan peluncuran Sahabat-AI merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia melalui teknologi.

“Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia. Platform ini dibangun di atas keyakinan bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang. Dengan menjadikannya terbuka dan mudah diakses, kami menghadirkan fondasi inovasi yang dapat digunakan individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik di seluruh penjuru negeri,” kata Vikram.

Peluncuran Sahabat-AI menandai babak baru perjalanan transformasi digital Indonesia, dengan fokus pada kedaulatan teknologi, inklusivitas, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kecerdasan artifisial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....