BPU Unila Targetkan Pendapatan Rp15 Miliar Tahunan

  • 27 Jan 2026 14:10 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Universitas Lampung (Unila) menargetkan pendapatan Badan Pengelola Usaha (BPU) mencapai Rp15 miliar per tahun sebagai upaya memperkuat kemandirian finansial kampus di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Target tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi pengelolaan badan usaha sekaligus penyerahan Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua BPU, Selasa, 27 Januari 2026, di ruang sidang Wisma Unila. Kegiatan dihadiri Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani, wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana, kepala biro, kepala unit penunjang akademik, serta seluruh tenaga kependidikan BPU.

“Pendapatan BPU terus naik dan saat ini sudah menembus kisaran Rp5 miliar. Namun itu belum cukup. Kita harus berani menaikkan target agar BPU benar-benar menjadi penopang keuangan universitas,” ujar Prof. Lusmeilia. "Target Rp15 miliar per tahun realistis jika dikelola dengan perencanaan matang dan eksekusi cepat."

Seiring target tersebut, Unila menyerahkan SK Pelaksana Tugas Ketua BPU untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan mempercepat pengambilan keputusan. 

“Plt. ini dipilih dari bidang perencanaan agar rencana dan eksekusi berjalan seiring, sehingga keputusan bisnis lebih cepat dan tepat,”ujarnya, menambahkan.

Plt. Ketua BPU Prof. Ayi menyampaikan langkah awal akan fokus pada penyusunan business plan andalan. 

“Target Rp15 miliar harus ditopang rencana bisnis yang realistis. Kami mulai dari pembenahan internal, menindaklanjuti keluhan pengguna layanan, dan evaluasi seluruh unit usaha BPU,” kata Prof. Ayi. "Unit usaha seperti wisma, fasilitas olahraga, kantin, dan taman kuliner akan dioptimalkan."

Wakil Rektor BUK Dr. Habibullah Jimad menekankan perubahan pola pikir dan peningkatan kinerja seluruh pegawai. 

“Capaian Rp10–14 miliar sudah baik, tapi target Rp15 miliar harus menjadi pemicu semangat. Seluruh pegawai akan dievaluasi agar produktivitas dan pelayanan maksimal,” katanya.

Rapat koordinasi juga menyoroti peningkatan kualitas layanan dan keselamatan pengunjung fasilitas publik, termasuk rusunawa, kolam renang, dan lapangan olahraga. Unila mendorong pelatihan dan workshop bagi petugas lapangan untuk memastikan standar pelayanan dan keselamatan terpenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....