Unila Perbarui Kurikulum PSPPI Hadapi Tantangan Industri
- 27 Jan 2026 14:07 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Universitas Lampung (Unila) menggelar focus group discussion (FGD) rencana strategis (renstra), visi-misi, dan pengembangan kurikulum Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI), Selasa, 27 Januari 2026, di ruang sidang lantai dua Dekanat Fakultas Teknik (FT) Unila.
FGD dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono. Ia menegaskan PSPPI telah berkembang menjadi pilar penting Fakultas Teknik dalam penguatan sumber daya manusia keinsinyuran.
“FGD ini penting untuk memastikan kurikulum PSPPI tetap relevan dan mampu mencetak insinyur profesional yang siap menghadapi perubahan industri yang cepat,” ujar Suripto.
Capaian 1.150 mahasiswa dan alumni hingga angkatan ke-15 menunjukkan kontribusi program ini dalam pembangunan nasional. Lulusan PSPPI Unila telah berkiprah sebagai rektor, dekan, kepala daerah, hingga jajaran direksi BUMN.
FGD dihadiri Ketua Forum Komunikasi Program Profesi Insinyur (Forkom PPPI) Dr. Ir. Taufik Nur, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Lampung Dr. Ir. Mulyadi Irsan, pimpinan fakultas, Ketua Program Studi PSPPI, pemangku kepentingan, serta alumni.
Dr. Ir. Taufik Nur menekankan, kurikulum PSPPI harus menyeimbangkan kompetensi akademik dan praktik profesional agar lulusan siap bersaing di tingkat nasional maupun regional.
Isu strategis yang dibahas antara lain pengembangan kurikulum 24 SKS untuk jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) maupun reguler, kepatuhan terhadap Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2022, dan peningkatan kualitas pembelajaran melalui 16 dosen bersertifikat Insinyur Profesional dengan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI).
Ketua PII Wilayah Lampung Dr. Ir. Mulyadi Irsan menambahkan, keterlibatan praktisi dan dosen bersertifikat menjadi kunci mencetak insinyur profesional beretika dan berdaya saing tinggi.
Melalui FGD ini, Unila berharap kurikulum PSPPI lebih aplikatif, visioner, dan mampu menjawab tantangan pembangunan nasional serta kebutuhan industri yang terus berubah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....