Pemadaman Listrik Spanyol Dorong Industri Beralih Baterai

  • 31 Agt 2026 22:49 WIB
  •  Bandar Lampung
Poin Utama
  • Pemadaman listrik total di Spanyol dan Portugal menyebabkan perusahaan pengolahan daging Fribin di Aragon mengalami kerugian ratusan ribu euro dalam waktu satu hari.
  • Lini produksi daging olahan terhenti mendadak dan produk terbuang sia-sia karena sistem cadangan listrik hanya mampu mempertahankan fungsi pendinginan, bukan operasional penuh.
  • Direktur Teknologi dan Sistem Fribin, Andrés Altabás, mengkonfirmasi bahwa semua lini produksi dipaksa dihentikan saat terjadi pemadaman listrik masif tersebut.

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Ketika listrik tiba-tiba padam di seluruh Spanyol dan Portugal, lini produksi berhenti mendadak, daging olahan terbuang sia-sia, dan kerugian mengalir deras. Fribin, perusahaan pengolahan daging asal Aragon, Spanyol, mencatat kerugian hingga ratusan ribu euro dalam satu hari. Sistem darurat mereka tak sanggup menopang operasional penuh — hanya pendinginan yang bisa diselamatkan.

"Semua lini produksi terpaksa dihentikan," ujar Andrés Altabás, Direktur Teknologi dan Sistem Fribin.

Kejadian itu menjadi titik balik. Fribin yang selama bertahun-tahun menunda investasi baterai cadangan karena dinilai terlalu mahal, akhirnya memutuskan bertindak. Pada Juni 2025, mereka membeli modul baterai pertama berkapasitas 5 megawatt-jam, disusul modul kedua pada awal Juni 2026. Total investasi mencapai sekitar €1,5 juta, sebagian didanai oleh program EU Next Generation.

Kapasitas Baterai Spanyol Meroket Tujuh Kali Lipat

Bukan hanya Fribin. Di seluruh Spanyol, kapasitas penyimpanan energi baterai melonjak hampir tujuh kali lipat — dari sekitar 28 MW sebelum pemadaman menjadi 193 MW pada April 2026, menurut operator jaringan Red Eléctrica.

Pemerintah Spanyol turut mengakselerasi transformasi ini. Pada Desember 2025, lembaga energi IDAE mengalokasikan €827 juta dana Uni Eropa untuk 133 proyek penyimpanan energi, dengan kapasitas total 2.400 MW — sekitar 80 persen di antaranya berbasis baterai.

Portugal Juga Bergerak Cepat

Di Portugal, produsen porselen tertua dan terbesar, Vista Alegre, kini telah memasang sistem penyimpanan energi berkapasitas sekitar 2 MWh di fasilitas mereka di Ílhavo. Meski investasi ini dimulai sejak 2022, pemadaman April lalu mempercepat realisasinya.

"Pemadaman itu menjadi akselerator dari proses yang sudah berjalan," jelas Emília Encarnação dari Vista Alegre.

Sementara itu, Primus Ceramics di dekat kota Aveiro nyaris merugi besar. Beruntung, generator diesel mereka berhasil menjaga kiln tetap berputar sepanjang pemadaman. Namun pengalaman menegangkan itu — termasuk rapat darurat hingga pukul sembilan malam untuk memutuskan apakah tungku harus dimatikan — mendorong perusahaan menggandakan kapasitas baterai mereka sebelum akhir 2026.

"Kami berdebat sampai malam: hentikan produksi, turunkan suhu tungku, atau ambil risiko menunggu listrik kembali," kenang CEO Paulo Almeida.

Bukan Sekadar Cadangan Darurat

Para pelaku industri kini menyadari bahwa baterai bukan hanya solusi darurat. Sistem penyimpanan energi juga membuka peluang bisnis baru: menjual kelebihan energi kembali ke jaringan saat harga pasar menguntungkan.

Perusahaan penyedia baterai seperti Sungrow pun merasakan lonjakan permintaan. Klien kini tak hanya menginginkan cadangan biasa, tetapi seamless backup — perpindahan instan dari jaringan ke baterai tanpa gangguan sedikit pun, krusial untuk rumah sakit dan pusat data.

Satu pemadaman. Satu pelajaran mahal. Dan kini, seluruh industri Semenanjung Iberia bergerak untuk memastikan hal itu tak pernah terjadi lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....