Bimtek UMKM Tubaba Fokuskan Pemberdayaan Perempuan

  • 10 Des 2025 11:34 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Tulang Bawang Barat: Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) UMKM dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-57.

Acara dibuka Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, didampingi Ketua TP PKK, Novianti Novriwan, di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu (10/12/2025), mengusung tema "Perempuan Giat Ekonomi Kuat".

Bupati Novriwan Jaya menekankan fokus utama pembangunan Tubaba adalah ekonomi kerakyatan. Ia mengingatkan Tubaba, yang 80 persen penduduknya merupakan transmigrasi dan tidak memiliki perusahaan industri besar, harus mendorong sektor ini untuk maju.

"Kalau kita mau maju, Kabupaten Tulang Bawang Barat ini, ya, memang kita harus dorong ekonomi kerakyatannya. Tidak ada yang lain," kata Novriwan.

Bupati juga menyoroti perlunya perubahan mindset di kalangan masyarakat dan pelaku usaha. Ia meminta agar masyarakat tidak lagi berharap bantuan pemerintah, melainkan menjadi inisiator.

"Pemerintah ini fungsinya hanya fasilitator. Yang bisa merubah nasib kita itu hanya kita sendiri. Kita yang harus kreatif, kita yang harus selalu berinovasi," jelasnya.

Secara khusus, bupati mendorong UMKM untuk memiliki mental petarung (predator) dalam memanfaatkan peluang perbankan, terutama fasilitas KUR Super Mikro yang plafonnya telah ditingkatkan menjadi Rp50 juta tanpa agunan.

"Kita harus punya mental petarung, mental predator. Baru kita bisa maju," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya karena banyak masyarakat yang "wedi" (takut) mengambil peluang kredit, padahal program ini sejalan dengan kebijakan Presiden untuk meningkatkan kredit UMKM hingga mencapai Rp200 triliun.

Ketua TP PKK Tubaba, Novianti Novriwan, menjelaskan Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam ekonomi daerah. Ia menyoroti pentingnya materi yang diberikan dalam pelatihan.

"Perempuan saat ini memiliki kontribusi yang cukup besar dalam menggerakkan UMKM, meningkatkan kesejahteraan rumah tangga serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah," kata Novianti.

Pelatihan ini mencakup dua aspek krusial, Digital Marketing dan Sertifikasi Halal, serta fasilitas penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Ketua TP PKK menjelaskan bahwa Sertifikasi Halal bukan hanya soal agama, tetapi memberikan nilai tambah dan menjamin ketenangan konsumen, khususnya muslim.

Selain itu, NIB difasilitasi bekerja sama dengan Dinas Perizinan untuk memberikan jaminan hukum dan mempermudah UMKM dalam pengurusan perizinan lanjutan di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah berharap UMKM di Tubaba dapat melesat, menghasilkan produk yang berkualitas, aman, halal, dan berdaya saing, sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan secara signifikan mendukung perekonomian daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....