Tanggamus Gandeng ITERA Susun RTBL Wilayah Perkotaan

  • 25 Sep 2025 11:50 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Tanggamus: Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengadakan kolaborasi strategis dalam rangka menyusun Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) untuk kawasan perkotaan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun tata kota yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berbasis data.

Kegiatan ini melibatkan 99 mahasiswa dari Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan ITERA yang tengah menjalani Kuliah Lapangan Studio Perencanaan Kota.

Para mahasiswa hadir bersama tim dosen pembimbing Muh. Abdi Danurja, Elisabet Nungki Septania, dan Jamaludin.

Pemkab Tanggamus menyambut baik kehadiran para akademisi ini sebagai bentuk sinergi antara pendidikan tinggi dan kebijakan publik.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanggamus, Hendra Wijaya menyampaikan penghargaan atas kontribusi ITERA. Ia menyebutkan kajian yang dilakukan mahasiswa ini menjadi bagian penting dari proses penyusunan RTBL untuk tiga kecamatan Kota Agung, Gisting, dan Talang Padang.

“Pemkab sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa ITERA dalam penyusunan RTBL yang akan memperkuat dokumen RTRW Kabupaten Tanggamus 2025–2045. Hasil kajian ini akan menjadi sumber data dan analisis yang sangat dibutuhkan,” kata Hendra, Kamis (25/9/2025).

Perwakilan dosen ITERA, Muh. Abdi Danurja, menyatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran, namun juga merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan wilayah.

“Mahasiswa akan melakukan pemetaan di area seluas sekitar 60 hektare di tiga kecamatan. Hasil akhirnya berupa desain kawasan yang menggabungkan konsep perencanaan kota dengan kebutuhan lokal. Kami berharap ini menjadi masukan yang konkret bagi Pemkab Tanggamus,” ujarnya.

Dua mahasiswa, M. Andhika Fahri dan Sabrina Chantika, berkesempatan memaparkan hasil awal studi mereka.

Dalam presentasinya, mereka menyoroti pentingnya penataan ruang yang mempertimbangkan potensi lokal, penguatan pusat pelayanan masyarakat, serta pendekatan ekologis yang sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan.

Acara ini juga dirangkai dengan sesi Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai stakeholder dari unsur Pemkab Tanggamus, termasuk Kepala Dinas Kominfo, Dinas Perikanan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta camat dari tiga wilayah kajian.

FGD tersebut menjadi ruang interaktif bagi mahasiswa, dosen, dan pihak pemerintah untuk saling berbagi perspektif, menyatukan pendekatan perencanaan, serta memperkuat kualitas data yang dibutuhkan untuk menyusun RTBL yang implementatif.

Kolaborasi antara Pemkab Tanggamus dan ITERA ini diharapkan mampu menghasilkan dokumen RTBL yang tidak hanya bersifat teoritis, melainkan bisa langsung diimplementasikan untuk membentuk wajah perkotaan yang lebih tertata, adaptif, dan ramah lingkungan. Ini menjadi langkah nyata

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....