Bupati Tulang Bawang Minta TP PKK Berinovasi
- 06 Agt 2025 16:38 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Tulang Bawang: Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulang Bawang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Tulang Bawang serta penyerahan insentif secara simbolis kepada para kader Posyandu.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Tulang Bawang, Rabu (6/8/2025).
Acara dihadiri Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang, Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta para kepala perangkat daerah terkait.
Qudrotul menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelaksanaan Rakerda TP PKK Kabupaten Tulang Bawang.
Dia menekankan kegiatan ini merupakan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja, memperbaiki kekurangan, serta menyusun langkah ke depan yang lebih terarah.
“Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, saya berharap TP PKK terus berinovasi agar program kerjanya selaras dengan arah pembangunan serta relevan dengan tantangan zaman. Semangat pengabdian dan keteladanan ibu-ibu PKK adalah kekuatan utama dalam mewujudkan keluarga sejahtera,” kata Qudrotul.
Dia juga mengucapkan selamat kepada para Ketua Tim Posyandu Kecamatan yang baru dilantik.
Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat paling dekat dengan masyarakat. Di sinilah dimulai upaya pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, perawatan ibu hamil, hingga pelayanan lansia. Jabatan ini adalah amanah besar yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” jelasnya.
Dia juga mengimbau agar kader Posyandu memahami secara utuh maksud dan tujuan dari keberadaan Posyandu sebagai pos pelayanan terpadu.
Ditekankan pula pentingnya pendataan dan konektivitas informasi kesehatan, agar pemerintah daerah dapat mengetahui secara akurat jumlah anak yang mengalami stunting dan segera mengambil langkah penanganan.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai tekad baru untuk memberikan pelayanan terbaik bagi anak cucu kita, agar mereka tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujarnya.
Dia berharap Posyandu ke depan dapat bertransformasi menjadi pusat edukasi keluarga dan pemberdayaan masyarakat yang ramah, inklusif, dan menarik minat seluruh kalangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....