Wabup Tulang Bawang Sidak Pabrik Pengolahan Singkong
- 18 Jun 2025 08:44 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Tulang Bawang: Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lapak dan pabrik pengolahan singkong di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (17/6/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Lampung, untuk memastikan kestabilan harga singkong di tingkat petani hingga pabrik.
Wakil bupati beserta rombongan meninjau langsung proses transaksi dan penentuan harga di lapangan. Salah satu lokasi yang disambangi adalah Pabrik Bumi Waras di Bujuk Agung.
"Alhamdulillah, sesuai instruksi Gubernur Lampung, hari ini kita sudah sampai di Pabrik Bumi Waras dan hasilnya cukup baik. Tidak ada persoalan dalam harga yang ditetapkan pabrik dengan ketentuan pemerintah. Semua masih dalam batas wajar," kata Hankam Hasan.
Namun, dia menjelaskan di beberapa lapak ditemukan perbedaan harga. Hal tersebut, menurutnya, dipengaruhi oleh sistem pemotongan (repacking) yang bervariasi, bergantung pada kualitas singkong yang masuk.
"Ada yang kami temukan harga Rp 750 tanpa potongan 6 persen, ada juga yang Rp 1.250 tergantung kualitas dan repacking. Tapi ini masih dalam batas normal," jelasnya.
Dia menyatakan komitmen Pemkab Tulang Bawang untuk terus mendukung keberadaan pabrik-pabrik singkong sebagai mitra strategis bagi petani. Dia berharap ke depan harga tetap stabil sesuai instruksi gubernur, yakni Rp 1.350 per kilogram dengan potongan maksimal 30 persen.
"Keberadaan pabrik ini sangat penting untuk menjaga harga tetap berpihak pada petani. Mudah-mudahan bisa terus konsisten,” ujarnya.
Di sisi lain, dalam sidak tersebut ditemukan beberapa lapak yang belum memiliki izin atau tanda usaha. Pemerintah daerah akan segera melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha agar segera melengkapi administrasi usahanya.
“Alhamdulillah secara umum tidak ada pelanggaran yang berarti. Hanya sedikit penertiban lapak yang belum berizin. Ini akan kita tindaklanjuti melalui pendekatan persuasif,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....