Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Lampung Patuhi Aturan di Tanah Suci
- 27 Apr 2026 10:33 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung memperingatkan seluruh jemaah untuk mematuhi aturan ketat yang berlaku di Arab Saudi. Jemaah dilarang keras mengambil foto maupun video di lokasi-lokasi tertentu yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat demi menjaga kekhusyukan ibadah.
Otoritas Arab Saudi saat ini memperketat pengawasan dan tidak segan melakukan tindakan hukum bagi jemaah yang melanggar aturan dokumentasi tersebut. Larangan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus jemaah serta menjaga privasi serta keamanan di area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Selain aturan dokumentasi, jemaah juga diminta untuk lebih disiplin dalam mengatur ritme aktivitas fisik sebelum memasuki puncak ibadah haji. Petugas menekankan pentingnya menjaga stamina guna menghadapi rangkaian wukuf di Arafah, serta kegiatan di Muzdalifah dan Mina yang sangat menguras energi.
Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung Ansori F. Citra mengatakan jemaah sebaiknya mengutamakan pelaksanaan ibadah wajib daripada mengejar ibadah sunnah yang berlebihan sebelum puncak haji. Ia juga meminta jemaah untuk selalu mengikuti arahan petugas kloter agar tidak terjadi kendala administratif maupun hukum selama di tanah suci.
“Penuhi aturan baik yang diatur oleh pemerintah kita ataupun pemerintah Arab Saudi karena saat ini di sana sangat ketat,” ujar Ansori F. Citra pada Senin 27 April 2026.
Terkait teknis keberangkatan, jemaah haji asal Lampung tahun ini dibagi ke dalam 14 kelompok terbang (kloter) menuju Embarkasi Jakarta Pondok Gede. Sebanyak 13 kloter merupakan kloter penuh dengan kapasitas 445 orang, sementara 1 kloter lainnya merupakan gabungan dengan jemaah asal DKI Jakarta.
Pemerintah menjamin seluruh kebutuhan jemaah mulai dari transportasi, konsumsi, hingga layanan kesehatan telah disiapkan secara penuh sejak dari asrama haji. Jemaah diimbau untuk segera melaporkan kondisi kesehatan kepada tim medis kloter jika merasa tidak fit akibat perbedaan cuaca yang ekstrem.
Kemenhaj berharap koordinasi yang baik antara jemaah dan petugas dapat meminimalkan risiko gangguan selama perjalanan ibadah. Kepatuhan terhadap aturan negara tujuan menjadi salah satu kunci utama kelancaran penyelenggaraan haji hingga jemaah kembali ke tanah air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....