Gubernur Lampung Beri Uang Saku Rp1 Juta ke CJH

  • 19 Apr 2026 10:22 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memberikan tambahan uang saku sebesar Rp.1 juta per orang kepada calon jemaah haji (CJH) tahun ini. Bantuan diberikan sebagai bentuk dukungan dalam pendampingan perjalanan spiritual masyarakat.

Kepastian itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Muhammad Firsada. Dia mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi (Rakor) beberapa waktu lalu terungkap, CJH pertama asal Lampung akan masuk ke asrama haji pada 25 April 2026, dan diberangkatkan pada 26 April 2026 mendatang.

“Rakor tersebut membahas kesiapan masing-masing pihak, seperti penerbangan, angkutan, keimigrasian, dan Kesehatan,” kata M Firsada, Minggu 19 April 2026.

Dia menjelaskan seperti tahun sebelumnya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal akan memberikan tambahan uang saku sebesar Rp.1 juta kepada masing-masing CJH.

“Ini sebagai bentuk dukungan dalam pendampingan perjalanan spiritual masyarakat di tanah suci. Bantuan yang diberikan ini diluar ongkos transit daerah (OTD) dan living cost,” ujarnya.

Muhammad Firsada menambahkan uang saku yang diberikan oleh Pemprov Lampung bukan sekadar simbol, namun merupakan bentuk konkret pelayanan daerah kepada umat yang sedang menjalankan rukun Islam kelima. Ia mengingatkan seluruh CJH menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan ibadah/ bukan membeli buah tangan.

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Lampung mencatat, sebanyak 5.827 orang CJH 2026 telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Jumlah tersebut tidak hanya kuota regular, namun juga kuota cadangan atau setara persentase 100,78 persen.

Sejauh ini seluruh tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Lampung berjalan sesuai rencana, mulai dari proses pelunasan biaya haji, pembentukan petugas, hingga pengelompokan kloter telah rampung. Kanwil Kemenhaj Lampung memastikan akan terus melakukan koordinasi lintas sektor, untuk menjamin kelancaran operasional haji 2026 mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan jemaah ke Tanah Air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....