Polisi Gerbek Arena Balap Liar di Pringsewu
- 27 Feb 2026 11:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Kepolisian Sektor Sukoharjo, Polres Pringsewu, mengintensifkan penertiban aksi balap liar selama bulan suci Ramadan. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui razia di jalan penghubung Pekon Pandansari Selatan menuju Pekon Sukoharjo IV yang kerap dijadikan arena balap liar. Dalam operasi yang digelar pada Rabu sore 25 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIB itu, petugas mengamankan 30 remaja bersama 17 sepeda motor yang diduga terlibat aktivitas balap liar.
Razia dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang resah terhadap aktivitas balap liar yang dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu ketertiban umum, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Operasi yang dipimpin langsung Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, dilaksanakan dengan strategi pengepungan. Polisi memblokade dua akses utama menuju lokasi sehingga para peserta tidak dapat melarikan diri.
Seluruh remaja yang terjaring kemudian dibawa ke Mapolsek Sukoharjo untuk menjalani pendataan serta pembinaan lebih lanjut.
“Seluruh remaja yang terjaring akan kami lakukan pembinaan. Kami juga akan memanggil orang tua masing-masing pemilik kendaraan agar turut bertanggung jawab dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” ujar AKP Juniko dalam keterangannya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, Jum’at 27 Februari 2026.
Menurutnya, aktivitas kenakalan remaja seperti balap liar, perang sarung hingga bermain petasan cenderung meningkat selama Ramadan. Karena itu, patroli dan razia akan terus dilakukan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas. Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila remaja yang sebelumnya telah diamankan kembali terlibat aksi serupa.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada sore hingga malam hari selama Ramadan.
“Kami berharap para remaja dapat mengisi kegiatan Ramadan dengan aktivitas yang lebih positif dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....