Pelajar Lampung Harus Tegas Tolak Narkoba sejak Dini

  • 26 Feb 2026 11:32 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda di Kota Bandar Lampung. Pelajar diingatkan untuk memperkuat ketahanan diri agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan zat terlarang.

Penyuluh Remaja Sebaya P4GN sekaligus Duta Pelajar Anti Narkoba Kota Bandar Lampung 2025, Ellya Najwa Ramadhani, menjelaskan gerakan duta pelajar hadir sebagai wadah remaja untuk terlibat aktif dalam pencegahan narkoba. Menurutnya, komunitas ini berfokus pada edukasi dan pemberdayaan pelajar di lingkungan masing-masing.

“Duta Anti Narkoba ini adalah komunitas remaja yang bertugas memberantas kasus narkoba di setiap daerah,” kata Ellya dalam dialog SPADA Pro 2 RRI Bandarlampung, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia mengungkapkan proses seleksi duta pelajar berlangsung cukup ketat. Tahapannya meliputi seleksi administrasi, tes kemampuan, uji pengetahuan narkoba, hingga wawancara mendalam.

Di lingkungan sekolah, Ellya aktif melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada teman sebaya. Ia menilai kegiatan edukasi mendapat respons positif dari pelajar.

Terkait potret peredaran narkoba di kalangan SMA, Ellya mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan dan pelatihan yang diikutinya. Ia menyebut aktivitas penyalahgunaan sering terjadi di lokasi tersembunyi.

“Biasanya di tempat yang sulit dijangkau aparat, seperti semak-semak atau gang sempit yang gelap,” ujarnya.

Ellya juga menyoroti dampak serius narkoba terhadap kesehatan mental dan fungsi otak. Zat adiktif dinilai merusak kemampuan kognitif, daya ingat, serta kontrol emosi pengguna.

“Narkoba memengaruhi otak. Fungsi kognitif, daya ingat, dan kontrol emosi bisa rusak, lalu muncul kecanduan jangka panjang,” ucapnya.

Ia menegaskan peran teman sebaya penting dalam upaya pencegahan. Meski tidak selalu berhasil, ia tetap berupaya mengingatkan rekan yang mulai terpengaruh alkohol dan perilaku berisiko.

Sebagai penutup, Ellya mengajak seluruh pelajar di Kota Bandar Lampung untuk menjaga harga diri dan fokus pada masa depan. Ia menekankan komitmen pribadi menjadi benteng utama dari ancaman narkoba.

“Pokoknya katakan tidak pada narkoba. Masa depan ada di tangan kita, jadi jangan sampai narkoba masuk ke diri kita,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....