Tren Sustainable Fashion: Anak Muda Pelopori Daur Ulang Pakaian

  • 26 Jul 2026 14:06 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup melahirkan gerakan daur ulang pakaian (upcycled fashion) yang masif di kalangan perancang muda, mahasiswa, dan komunitas kreatif. Pakaian lama atau kain perca yang sudah tidak terpakai dimodifikasi dan diolah kembali menjadi produk busana baru yang modis, unik, serta memiliki nilai ekonomi tinggi.

Aktivitas memodifikasi pakaian ini tidak hanya efektif dalam mengurangi penumpukan limbah tekstil rumah tangga, melainkan juga menjadi sarana yang sangat baik untuk mengekspresikan kreativitas seni berbusana. Hasil karya busana daur ulang ini kerap dipamerkan dalam ajang peragaan busana lokal serta dipasarkan secara luas melalui platform media sosial.

Di samping itu, tren bertukar pakaian (fashion swap) di lingkungan komunitas juga makin marak dilaksanakan sebagai alternatif ramah lingkungan untuk memperbarui koleksi isi lemari tanpa harus membeli produk baru. Langkah kolaboratif ini dinilai sangat efektif, hemat biaya, dan mempererat tali silaturahmi antar-anggota komunitas.

Aksi nyata generasi muda ini mendapat apresiasi luas dari para pegiat lingkungan hidup dan pelaku industri kreatif. Komitmen kuat untuk mengadopsi prinsip keberlanjutan (sustainability) terbukti dapat diwujudkan secara nyata dalam tindakan gaya hidup harian yang kreatif, bermanfaat, dan menyenangkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....