Tren Thrifting Digital 2.0: Gen Z Buru Mode Bekas lewat Aplikasi VR
- 26 Jul 2026 14:13 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Tren berburu pakaian bekas atau thrifting di kalangan generasi muda kini memasuki babak baru dengan hadirnya platform rekayasa digital berbasis Virtual Reality (VR). Fenomena ini tidak lagi sekadar urusan mencari pakaian murah, melainkan telah bergeser menjadi eksplorasi gaya hidup ramah lingkungan secara interaktif yang memadukan teknologi canggih dengan fashion berkelanjutan.
Bagi anak muda modern, teknologi ini memungkinkan mereka mencoba pakaian bekas secara virtual melalui avatar tiga dimensi sebelum memutuskan untuk membeli. Kemudahan memvisualisasikan ukuran, tekstur, dan kecocokan gaya busana vintage membuat pengalaman berbelanja daring terasa jauh lebih realistis, efisien, serta meminimalisasi risiko ketidaksesuaian barang saat dikirim.
Di sisi lain, kesadaran akan dampak limbah tekstil terhadap lingkungan global terus mendorong tren ini berkembang pesat di berbagai kota. Banyak Gen Z yang makin berkomitmen memperpanjang masa pakai pakaian guna menekan jejak karbon dan mengurangi tumpukan sampah dari industri fast fashion yang kian memprihatinkan.
Pakar kesehatan dan lingkungan tetap mengimbau masyarakat untuk selalu cermat dalam memilih dan mengolah barang bekas fisik setelah dibeli. Proses sterilisasi dan pencucian berkala menggunakan air panas serta disinfektan pakaian tetap wajib dilakukan agar pakaian bekas benar-benar higienis dan bebas dari risiko infeksi kulit maupun bakteri harian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....