Tren Thrifting: Gaya Hidup Estetik di tengah Perdebatan Etika Konsumsi
- 23 Apr 2026 10:32 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Aktivitas berburu pakaian bekas atau thrifting telah berevolusi menjadi gaya hidup prestisius bagi anak muda yang ingin tampil modis dengan biaya terjangkau. Selain sebagai sarana ekspresi fesyen, narasi mengenai keberlanjutan lingkungan dan pengurangan limbah tekstil menjadi alasan utama Gen Z mencintai belanja barang bekas. Namun, melonjaknya popularitas tren ini mulai memicu perdebatan mengenai etika konsumsi karena naiknya harga barang di pasar tradisional akibat dominasi pembeli dari kalangan menengah.
Banyak barang bermerek di pasar pakaian bekas kini dibanderol dengan harga yang hampir setara dengan pakaian baru, yang sering kali dijajakan kembali oleh para reseller melalui media sosial. Hal ini dinilai merugikan kelompok ekonomi bawah yang sebelumnya sangat mengandalkan pasar pakaian bekas untuk memenuhi kebutuhan sandang mereka. Pergeseran nilai dari kebutuhan dasar menjadi gengsi gaya hidup ini menciptakan dinamika baru dalam ekosistem perdagangan barang bekas di Indonesia.
Pemerintah juga mulai menyoroti aspek legalitas masuknya pakaian bekas impor yang sering kali masuk melalui jalur ilegal. Selain masalah ekonomi, faktor kebersihan dan kesehatan juga menjadi perhatian serius bagi konsumen muda agar tidak asal dalam memilih barang. Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap risiko bakteri atau penyakit kulit yang mungkin menempel pada pakaian bekas yang tidak dicuci dengan prosedur yang benar.
Di tengah perdebatan tersebut, muncul gerakan untuk lebih mendukung produk lokal yang memiliki konsep sustainable fashion. Banyak anak muda mulai menyadari bahwa mendukung kreativitas penjahit lokal jauh lebih berdampak positif bagi ekonomi nasional dibandingkan mengandalkan barang sisa dari luar negeri. Kesadaran akan asal-usul barang yang dikonsumsi menjadi poin penting dalam membangun gaya hidup yang benar-benar bertanggung jawab secara sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....