Decluttering Setengah Jalan, Persiapan Awal Sering Terabaikan

  • 22 Apr 2026 22:28 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Kegiatan decluttering atau merapikan barang kerap dianggap sederhana. Namun, tidak sedikit yang gagal menyelesaikannya karena kurang persiapan, baik dari sisi waktu, energi, maupun perencanaan.

Lyfe With Less menyatakan bahwa fenomena ini sering terjadi ketika seseorang sudah bersemangat memulai, tetapi berhenti di tengah jalan karena kelelahan. Padahal, decluttering bukan sekadar memilah barang, melainkan juga proses pengambilan keputusan yang membutuhkan fokus dan kesiapan mental.

Melalui aku instagram resmi @lyfewithless, wadah pegiat gaya hidup minimalis tersebut membagikan langkah penting agar proses decluttering berjalan lebih efektif. Pertama, menyiapkan jadwal secara khusus. Decluttering membutuhkan waktu dan tenaga, sehingga perlu dilakukan secara bertahap, dimulai dari area kecil seperti satu laci sebelum berlanjut ke ruang yang lebih besar.

Selain itu, kondisi tubuh juga perlu diperhatikan. Melakukan decluttering dalam keadaan sudah makan dan tubuh segar dinilai membantu menjaga mood serta kemampuan dalam mengambil keputusan, termasuk menentukan barang yang akan disimpan atau dilepas.

Persiapan alat kebersihan juga menjadi hal penting. Kegiatan ini berpotensi menimbulkan debu dan kotoran, sehingga diperlukan perlengkapan seperti kain lap, sapu, atau vacuum agar proses tetap nyaman dan tidak terhambat.

Tak kalah penting, seseorang perlu menentukan tujuan akhir dari barang yang sudah dipilah. Apakah akan didonasikan, dijual, atau didaur ulang. Tanpa rencana yang jelas, barang-barang tersebut berisiko kembali menumpuk tanpa kepastian.

Dengan persiapan yang matang, decluttering diharapkan tidak hanya selesai dengan baik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang dalam menciptakan ruang yang lebih rapi dan hidup yang lebih teratur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....