Padel Lampung Konsisten Bangun Kompetisi dan Prestasi

  • 08 Feb 2026 08:44 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Olahraga padel menunjukkan perkembangan pesat di Provinsi Lampung, khususnya di Kota Bandar Lampung. Ketua PBPI Kota Bandar Lampung, Andre Agasi, S.H., menyebut antusiasme masyarakat terhadap padel saat ini sangat luar biasa dan tidak lagi sekadar tren sesaat. Hal tersebut terlihat dari tingginya intensitas penggunaan lapangan serta aktifnya komunitas padel di berbagai platform.

Andre menjelaskan, hampir seluruh lapangan padel di Bandar Lampung selalu padat jadwal.  Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa padel telah menjadi rutinitas olahraga masyarakat, bukan sekadar ikut-ikutan atau FOMO. Bahkan, banyak pemain yang rutin bermain dua hingga tiga kali dalam sepekan karena sifat olahraganya yang fun dan mudah diikuti.

Andre Agasi, S.H menerangkan bahwa padel memiliki sejumlah perbedaan dengan tenis, meskipun sistem perhitungannya hampir sama. Lapangan padel lebih kecil, permainan lebih ringan, dan bola boleh memantul ke dinding kaca sebelum dikembalikan, selama tidak memantul dua kali. Hal inilah yang membuat padel lebih mudah dipelajari oleh semua kalangan usia. Dengan beberapa kali sesi coaching, pemain sudah dapat langsung bermain dan menikmati pertandingan.

Meski perkembangan lapangan dan komunitas terbilang pesat, Andre mengakui pembinaan prestasi masih menghadapi tantangan. Saat ini, mayoritas lapangan padel di Bandar Lampung dikelola pihak swasta, sehingga biaya sewa relatif tinggi dan menyulitkan proses pembinaan jangka panjang. Ia berharap ke depan pemerintah dapat memberikan dukungan, termasuk penyediaan lapangan berstandar internasional, agar ekosistem prestasi padel di Lampung dapat terbentuk secara berkelanjutan.

Sebagai langkah awal pembinaan, PBPI Kota Bandar Lampung mulai menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk penyelenggaraan event padel yang digagas HIPMI. Melalui ajang tersebut, PBPI dapat memetakan potensi atlet serta menyusun peringkat pemain sebagai bahan evaluasi menuju persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Andre menegaskan, konsistensi kompetisi dan pembinaan menjadi kunci agar padel Lampung tidak hanya ramai secara komunitas, tetapi juga berprestasi di tingkat daerah hingga nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....