Kosmetik Pria Tumbuh Pesat di Kalangan Anak Muda
- 07 Des 2025 05:54 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Penggunaan kosmetik oleh pria kini bukan lagi hal yang tabu. Dalam beberapa tahun terakhir, pasar kosmetik pria mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kesadaran laki-laki terhadap perawatan kulit hingga penampilan sehari-hari. Fenomena ini terjadi di berbagai kota besar di Indonesia dan turut didorong oleh media sosial, budaya K-Pop, hingga maraknya figur publik pria yang tampil percaya diri dengan grooming rapi.
Data dari berbagai ritel kecantikan menunjukkan bahwa produk perawatan kulit untuk pria seperti facial wash, sunscreen, moisturizer, dan serum mengalami lonjakan penjualan yang signifikan. Banyak pria mulai memahami pentingnya menjaga kesehatan kulit, terutama akibat paparan polusi dan aktivitas luar ruangan.
Para ahli dermatologi menilai bahwa perawatan dasar seperti sunscreen, cleanser, dan pelembap kini menjadi kebutuhan wajib, bukan lagi sekadar gaya hidup.
Selain skincare, sejumlah produk make up ringan untuk pria kini semakin laris, seperti:
• BB cream atau tinted moisturizer
• Bedak tabur untuk mengurangi kilap
• Concealer untuk menutupi jerawat atau mata panda
• Brow gel untuk merapikan alis
Makeup artist menjelaskan bahwa banyak produk ini dibuat dengan formula lebih natural sehingga tidak terlihat mencolok, cocok untuk kebutuhan kerja, panggung, atau tampil di depan kamera.
Platform seperti TikTok dan Instagram berperan besar dalam mempopulerkan tren ini. Banyak konten kreator pria membagikan rutinitas skincare mereka, membahas produk kecantikan, hingga memberi tips perawatan. Budaya visual yang semakin kuat membuat penampilan rapi dianggap bagian dari profesionalisme.
Di sisi lain, budaya pop Korea juga memiliki pengaruh besar. Idol dan aktor pria tampil dengan kulit bersih dan riasan tipis, yang kemudian menjadi panutan banyak anak muda.
Melihat permintaan yang meningkat, sejumlah brand besar mulai merilis lini khusus untuk pria. Beberapa brand lokal juga memproduksi skincare dengan kemasan maskulin dan aroma yang lebih “pria”. Produsen menilai pasar ini akan terus tumbuh karena semakin banyak laki-laki yang sadar bahwa perawatan diri adalah bagian dari menjaga kesehatan dan kepercayaan diri.
Meski berkembang pesat, masih ada tantangan berupa stigma bahwa kosmetik hanya untuk perempuan. Namun edukasi dari tenaga kesehatan, beauty influencer, dan industri kecantikan dinilai mampu mengubah cara pandang masyarakat.
Pakar kecantikan mengingatkan bahwa yang terpenting adalah mengetahui jenis kulit, memilih produk yang tepat, dan tidak terpaku pada label gender.
Kosmetik pria bukan lagi tren sesaat, melainkan perubahan budaya yang semakin kuat. Dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan kulit dan pentingnya grooming, pasar kosmetik pria diprediksi akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....