Rahasia Membuat Pohon Kelengkeng Cepat Berbuah Lebat

  • 24 Sep 2025 07:38 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Pohon kelengkeng merupakan salah satu tanaman buah tropis yang digemari banyak orang karena rasanya yang manis dan segar. Namun, tidak sedikit petani atau pecinta tanaman buah yang mengeluhkan sulitnya membuat pohon kelengkeng berbuah, terlebih jika ditanam di pekarangan rumah. Meski pohon sudah tumbuh subur dan berumur cukup, tidak serta-merta ia akan berbuah lebat tanpa perlakuan khusus.

Untuk mendorong pohon kelengkeng agar berbuah lebat, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan sejak awal penanaman hingga masa perawatan rutin. Salah satunya adalah pemilihan varietas yang tepat. Beberapa jenis kelengkeng seperti jenis pingpong, itoh, dan diamond river dikenal lebih mudah berbuah di dataran rendah dan lebih cepat menunjukkan hasil jika ditanam dengan benar.

Langkah selanjutnya adalah pemupukan yang teratur dan tepat sasaran. Pemupukan tidak hanya dilakukan untuk menumbuhkan batang dan daun, tetapi juga untuk merangsang pembentukan bunga dan buah. Pada fase awal pertumbuhan, pohon kelengkeng membutuhkan pupuk yang kaya nitrogen untuk mempercepat pertumbuhan daun dan batang. Namun, menjelang masa pembungaan, jenis pupuk yang digunakan sebaiknya kaya fosfor dan kalium guna mendorong pembentukan bunga dan bakal buah.

Selain itu, teknik stres air atau pengaturan penyiraman juga terbukti efektif untuk merangsang pembuahan. Cara ini dilakukan dengan menghentikan penyiraman selama beberapa hari agar pohon mengalami stres ringan, kemudian disiram kembali secara intensif. Perubahan kondisi tersebut akan mendorong pohon untuk bereproduksi sebagai mekanisme pertahanan alami, sehingga memicu munculnya bunga dan buah.

Pemangkasan cabang juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pohon kelengkeng. Cabang-cabang yang terlalu rimbun dan tidak produktif sebaiknya dipangkas agar sirkulasi udara dan pencahayaan ke dalam tajuk pohon lebih optimal. Pemangkasan juga membantu pohon fokus pada pertumbuhan bunga dan buah, bukan hanya memperbanyak daun.

Bagi yang menanam kelengkeng di daerah dengan curah hujan tinggi, pengendalian air juga harus diperhatikan. Kelembaban yang berlebihan dapat menghambat proses pembungaan dan meningkatkan risiko serangan hama serta penyakit. Oleh karena itu, drainase yang baik dan pengawasan terhadap kondisi lingkungan sekitar pohon sangat disarankan.

Jika semua tahapan telah dilakukan dengan tepat dan konsisten, pohon kelengkeng biasanya mulai menunjukkan bunga dalam waktu satu hingga dua tahun setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan. Setelah itu, perawatan rutin seperti pemupukan lanjutan, pengendalian hama, dan penjarangan buah akan membantu menghasilkan panen yang lebih maksimal.

Menanam pohon kelengkeng hingga berbuah lebat memang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Namun, hasil manis berupa buah kelengkeng yang segar dan melimpah tentu sebanding dengan usaha yang dilakukan. Dengan teknik budidaya yang tepat, bukan hal mustahil memiliki pohon kelengkeng produktif di halaman sendiri.ngan Anda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....