Mengatasi Paparan Zat Kimia Saat Membuat Tie Dye

  • 10 Sep 2025 13:35 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung: Kerajinan Tie Dye menjadi salah satu kegiatan yang digemari karena menghasilkan motif pakaian berwarna unik dan menarik. Namun, di balik kreativitas tersebut, terdapat risiko paparan zat kimia berbahaya yang harus diwaspadai. Dilansir dari infografis laman resmi Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga UPI (Universitas Pendidikan Indonesia), beberapa bahan kimia yang digunakan dalam proses pembuatan Tie Dye, seperti pemutih pakaian dan pewarna, dapat menimbulkan gangguan kesehatan apabila tidak ditangani dengan tepat.

Zat kimia berbahaya yang sering digunakan antara lain klorin dan krom. Klorin merupakan gas yang bersifat iritan, mampu mengiritasi kulit, menyebabkan luka bakar, hingga merusak saluran pernafasan. Sementara itu, krom adalah logam berat beracun yang dapat menyebabkan keracunan kronis serta membahayakan organ hati. Kedua zat ini menjadi alasan pentingnya kewaspadaan dalam melakukan praktik Tie Dye.

Untuk mencegah bahaya, beberapa langkah penanganan harus diperhatikan. Pertama, menjauhkan bahan kimia yang dapat memicu iritasi atau luka bakar dari jangkauan yang tidak aman. Jika terjadi paparan, bagian tubuh yang terkena harus segera dibilas dengan air mengalir selama 10 hingga 20 menit agar zat kimia larut dan tidak lagi menempel pada kulit.

Kedua, pakaian atau perhiasan yang terkontaminasi zat kimia perlu segera dilepas dengan hati-hati. Luka yang muncul sebaiknya dibalut menggunakan perban secara longgar, agar tidak ada bakteri yang menempel dan memperparah kondisi luka. Apabila luka bakar semakin parah, penanganan medis khusus oleh dokter sangat diperlukan.

Selain itu, jika luka bakar terasa sangat nyeri, obat pereda seperti paracetamol dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit. Namun, langkah ini hanya bersifat sementara dan tidak menggantikan perawatan medis bila kondisi semakin serius.

Dengan penerapan langkah-langkah pencegahan dan penanganan tersebut, praktik Tie Dye dapat tetap dilakukan dengan aman, sehingga kreativitas tidak mengorbankan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....