Making Marie Antoinette: Surat Cinta Ibu ke Sofia

  • 30 Sep 2026 18:55 WIB
  •  Bandar Lampung
Poin Utama
  • Dokumenter
  • Rekaman tersebut menampilkan Sofia Coppola muda menemukan gaya dan keyakinannya sebagai sutradara di Istana Versailles.
  • Dokumenter ini ditampilkan di seksi Spotlight New York Film Festival dan menampilkan momen eksklusif dengan pemeran Kirsten Dunst dan Jason Schwartzman.

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Dokumenter “Making Marie Antoinette” menyorot proses pembuatan film Sofia Coppola tahun 2006. Film ini dirakit dari 80 jam rekaman yang diambil ibunya, Eleanor Coppola, selama produksi di Istana Versailles.

Dokumenter ini tayang di seksi Spotlight New York Film Festival. Rekaman tersebut memperlihatkan Sofia muda yang sedang menemukan gaya dan keyakinannya sebagai sutradara, lengkap dengan tingkah Kirsten Dunst dan Jason Schwartzman, yang berperan sebagai Raja Louis XVI dan merupakan sepupu Sofia.

“Marie Antoinette” rilis pada 2006 dengan ulasan beragam dan pendapatan moderat, tetapi kini dianggap sebagai cult classic. Dalam sesi tanya jawab setelah pemutaran, Sofia mengaku rekaman itu membuatnya malu. “Saat saya di trailer mengeluh tidak ingin bicara dengan ibu dan bersikap tidak baik... tapi penting menunjukkan semua sisi, dan saya kadang pemarah!” ujarnya.

Eleanor meninggal pada 2024 di usia 87 tahun. Ia selalu frustrasi karena rekaman itu tidak pernah disatukan menjadi film. Sofia, dibantu editor Aaron Matthews, mewujudkan visi ibunya. Eleanor membayangkan film observasional ala Frederick Wiseman. Narasi dibacakan aktris Diane Lane, kolaborator lama keluarga Coppola, yang membaca catatan harian Eleanor dari 20 tahun lalu. Sofia pun bertanya, bagaimana membuat film tidak membosankan jika minim drama.

Meski begitu, ada dinamika. Tim produksi kewalahan dengan jumlah figuran dan lamanya proses rias, rambut, serta kostum. Dokumenter ini juga merayakan kerja desainer kostum Milena Canonero, yang membuat lebih dari 70 gaun untuk Marie Antoinette versi Dunst dan meraih Oscar untuk Desain Kostum Terbaik.

Adegan paling menarik adalah saat Sofia berbenturan dengan sinematografer Lance Acord. Acord ingin lebih banyak gambar dari sudut pandang Louis XVI, bukan Marie Antoinette. Sofia yang saat itu berusia 34 tahun menolak dan tetap setia pada visinya. “Sulit dipercaya 20 tahun lalu sudut pandang perempuan begitu tidak biasa,” kata Sofia. “Sekarang saya lebih nyaman bersikap asertif... saat itu saya masih mencari cara untuk tegas di lokasi.”

Penonton juga melihat Schwartzman bermain harpsikor dan bercanda dengan anjing kecil; Dunst tampil total dengan senyum; serta Asia Argento, yang memerankan Madame du Berry, mendorong bahu Dunst terlalu keras dalam adegan konfrontasi. Thomas Mars, vokalis Phoenix dan kekasih Sofia saat itu, diperkenalkan kepada Eleanor. Kini Sofia dan Thomas menikah dan dikaruniai dua anak.

Dokumenter ini dijadwalkan tayang 23 Oktober di Mubi. “Saya stres menontonnya, melihat betapa kami tidak siap membuat film periode dan lamanya ganti kostum,” ujar Sofia. Namun, ia merasa beruntung ibunya memberikan rekaman itu. “Saya merasa sangat beruntung ibu memberi ini kepada saya, dan bisa memiliki penghormatan untuknya serta bersamanya lagi.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....