Tim Curry, Bintang Rocky Horror dan Clue, Wafat di Usia 80
- 31 Agt 2026 13:36 WIB
- Bandar Lampung
Poin Utama
- Aktor legendaris asal Inggris Tim Curry meninggal dunia pada usia 80 tahun di kediamannya di Toluca Lake, Los Angeles, pada Selasa malam.
- Tim Curry dikenal luas berkat perannya yang ikonik dalam film 'The Rocky Horror Picture Show' dan 'Clue', serta miniseri 'It' yang diadaptasi dari novel karya Stephen King.
- Kabar kematian sang aktor disampaikan melalui pernyataan resmi dari juru bicara Sean Katz atas nama manajer dan sahabat lama Curry, Marcia Hurwitz.
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Aktor legendaris asal Inggris, Tim Curry, tutup usia pada 80 tahun. Ia dikenal luas lewat perannya yang ikonik dalam film "The Rocky Horror Picture Show", "Clue", dan miniseri "It" yang diangkat dari novel horor karya Stephen King.
Curry dikabarkan meninggal dengan tenang di kediamannya di Toluca Lake, Los Angeles, pada Selasa malam. Kabar duka ini disampaikan melalui pernyataan resmi dari juru bicaranya, Sean Katz, atas nama manajer sekaligus sahabat lama sang aktor, Marcia Hurwitz.
Dalam pernyataan tersebut, disebutkan bahwa meski Curry dikenal luas lewat karakter-karakternya yang flamboyan dan penampilan panggung yang penuh warna, warisan terbesarnya bagi orang-orang terdekat justru terletak pada pikirannya yang penuh rasa ingin tahu serta hatinya yang hangat dan penuh perhatian hingga akhir hayat.
Kepolisian Los Angeles (LAPD) mencatat adanya penyelidikan kematian seorang pria berusia sekitar 80 tahun di sebuah alamat di Los Angeles pada pukul 23.20 waktu setempat, Selasa malam. Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Los Angeles (LAFD) mengonfirmasi bahwa petugas medis sempat menangani kejadian darurat di alamat yang sama sekitar pukul 22.42, di mana seorang pria dewasa dinyatakan meninggal dunia. Penyebab pasti kematiannya belum diketahui secara jelas.
Curry sempat mengalami stroke berat pada 2012 dan sejak saat itu bergulat dengan berbagai masalah kesehatan.
Perjalanan Karier yang Cemerlang
Sepanjang kariernya, Tim Curry dikenal sebagai aktor karakter yang piawai memerankan sosok bangsawan Inggris yang angkuh, penjahat licik—termasuk memerankan iblis lebih dari sekali—hingga tokoh pendamping yang kikuk.
Namanya melejit lewat perannya sebagai Dr. Frank-N-Furter dalam "The Rocky Horror Picture Show" (1975), sosok flamboyan yang berjalan penuh percaya diri di depan para penggemarnya sambil melepas jubah dan memperlihatkan korset serta stoking. Perannya sebagai Lord of Darkness dalam film fantasi "Legend" (1985) juga tak kalah membekas berkat gestur santainya yang justru menambah kesan mengancam.
Lahir dengan nama lengkap Timothy James Curry pada 19 April 1946 di Grappenhall, Inggris, Curry tumbuh berpindah-pindah kota mengikuti tugas ayahnya sebagai pendeta di Angkatan Laut Kerajaan Inggris, sebelum akhirnya keluarganya menetap di Plymouth. Ayahnya meninggal saat Curry berusia 12 tahun, sebuah peristiwa yang sangat memengaruhi hidupnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan teater pada 1968, Curry memulai karier profesionalnya lewat pertunjukan "Hair". Ia kemudian mendapat peran penting dalam "The Rocky Horror Show" pada 1973, yang awalnya dirancang dengan aksen Jerman ala ilmuwan gila. Namun Curry mengubah pendekatannya setelah terinspirasi logat kelas atas seorang wanita yang ia dengar di dalam bus—gaya bicara itu kemudian menjadi ciri khas karakter Frank-N-Furter, terinspirasi dari suara ibunya dan Ratu Elizabeth.
Pertunjukan tersebut sukses besar di London dan Los Angeles meski gagal di Broadway. Versi filmnya sempat kurang diminati di berbagai kota, hingga akhirnya dihidupkan kembali sebagai pemutaran tengah malam di Waverly Theater, New York, dan berubah menjadi fenomena budaya pop yang bertahan hingga puluhan tahun kemudian, lengkap dengan tradisi penonton berkostum dan interaksi khas ala "Rocky Horror".
Dikenang Banyak Kolega
Aktor asal Wales, Luke Evans, yang belum lama ini memerankan Frank-N-Furter dalam produksi Broadway terbaru, membagikan surat pribadinya untuk Curry di Instagram. Ia menyebut sosok Curry sebagai satu-satunya yang tak tergantikan, dengan menegaskan bahwa para aktor lain hanya bisa berusaha meniru sebagian kecil dari keajaiban perannya dahulu.
Selain "Rocky Horror", Curry juga dikenal lewat perannya sebagai kepala pelayan Wadsworth dalam "Clue" (1985), tokoh Pennywise yang menyeramkan dalam adaptasi "It" (1990), serta suara Darth Sidious dalam serial animasi "Star Wars: The Clone Wars". Ia juga sempat meraih nominasi Grammy berkat pembacaan novel "A Series of Unfortunate Events" karya Lemony Snicket.
Di panggung teater, puncak kariernya terjadi saat memerankan Raja Arthur dalam "Monty Python's Spamalot" pada 2005, produksi yang meraih 14 nominasi Tony Award dan berhasil menyabet penghargaan Best Musical.
Aktris legendaris Carol Burnett, yang pernah beradu akting dengan Curry dalam film "Annie" (1982), turut mengenangnya sebagai sahabat yang sangat dicintai serta aktor yang tak tertandingi dalam memerankan tokoh antagonis yang tetap disukai penonton.
Tetap Jenaka hingga Akhir Hayat
Kesehatan Curry menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Ia terpaksa mundur dari produksi teater "Rosencrantz and Guildenstern Are Dead" pada 2011 akibat sakit, sebelum akhirnya mengalami stroke berat pada 2012. Meski begitu, semangat dan selera humornya tak pernah pudar, termasuk saat ia hadir mengejutkan penonton dalam perayaan 50 tahun "The Rocky Horror Picture Show" di Hollywood Forever Cemetery, Los Angeles, tahun lalu, yang disambut standing ovation berkali-kali dari penggemar lintas generasi.
Rekan mainnya di "Rocky Horror", Barry Bostwick, turut mengenang kehangatan Curry sejak pertama kali bertemu di lokasi syuting pada 1975, sebuah persahabatan yang menurutnya telah bertahan selama lebih dari lima dekade.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....