Bintang Hollywood Tolak Merger Paramount-Warner Bros di Inggris

  • 29 Jul 2026 14:31 WIB
  •  Bandar Lampung
Poin Utama
  • Tiga aktor terkenal — Benedict Cumberbatch, Alan Cumming, dan Benedict Wong — secara publik mendesak pemerintah Inggris untuk memblokir rencana merger antara Paramount dan Warner Bros. Discovery.
  • Ketiga aktor tersebut memperingatkan bahwa penggabungan dua raksasa hiburan ini berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat Inggris dan industri media lokal.
  • Artikel The Guardian ditujukan kepada Menteri Kebudayaan Lisa Nandy, mereka menyatakan keputusan Nandy akan menjadi salah satu keputusan terpenting dalam sejarah industri film, televisi, dan media Inggris dalam satu generasi.

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Benedict Cumberbatch, Alan Cumming, dan Benedict Wong mendesak pemerintah Inggris untuk memblokir rencana merger Paramount dan Warner Bros. Discovery. Ketiganya menyebut penggabungan dua raksasa hiburan itu berpotensi "menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat Inggris."

Melalui artikel opini yang diterbitkan di The Guardian dan ditujukan kepada Menteri Kebudayaan Lisa Nandy, ketiga aktor itu menyatakan bahwa keputusan Nandy bisa menjadi "salah satu keputusan terpenting yang pernah diambil seorang menteri kebudayaan bagi industri film, televisi, dan media Inggris dalam satu generasi."

Mereka menilai merger ini akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja, pembatalan produksi, berkurangnya jumlah film yang diproduksi, serta minimnya keberanian untuk mengambil risiko kreatif. Ketiganya juga menyoroti fakta bahwa Paramount saat ini memiliki Channel 5 — stasiun televisi layanan publik di Inggris — serta CBS di Amerika Serikat. Jika merger terwujud, CNN dan CNN International pun akan berada di bawah satu atap kepemilikan yang sama.

"Jika satu pemilik yang berorientasi komersial menguasai akses ke keduanya, mereka mengendalikan bahan baku memori sejarah kita," tulis ketiganya dalam opini tersebut.

Mereka mendesak Nandy untuk bertindak tegas. "Nandy telah membuka pintu untuk intervensi. Ia harus melangkah masuk, demi semua orang yang membuat televisi dan film Inggris — dan semua orang yang menontonnya," tulis mereka.

Nandy sebelumnya menyatakan dirinya "cenderung untuk melakukan intervensi" terhadap kesepakatan ini, meski parlemen Inggris kini tengah dalam masa reses hingga 1 September. Menteri kebudayaan itu juga tengah menghadapi sejumlah isu media besar lainnya, termasuk rencana akuisisi ITV oleh Sky milik Comcast, serta pembaruan piagam kerajaan BBC.

Di tingkat internasional, Komisi Eropa pekan lalu telah menyetujui merger Paramount-Warner Bros. dengan sejumlah syarat. Namun di Amerika Serikat, merger tersebut terus menghadapi perlawanan dari berbagai pihak. Per Jumat lalu, Paramount menyepakati penundaan merger hingga selesainya sidang antimonopoli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....