The Odyssey Raup Rp1,4 Triliun di Pekan Kedua

  • 27 Jul 2026 11:32 WIB
  •  Bandar Lampung
Poin Utama
  • Film The Odyssey berhasil meraup 87 juta dolar AS dari 3.943 bioskop di Amerika Utara pada pekan kedua penayangannya.
  • Penurunan pendapatan The Odyssey hanya 30 persen dibandingkan debut perdananya (123,5 juta dolar AS), jauh lebih baik dari rata-rata film blockbuster yang turun 50 persen atau lebih di pekan kedua.
  • The Odyssey menjadi film berperingkat-R dengan performa pekan kedua terbesar sepanjang masa, hanya di bawah Deadpool & Wolverine yang meraup 96 juta dolar AS.

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Film The Odyssey terus menunjukkan kekuatan luar biasa di pasar bioskop global. Sepanjang akhir pekan kedua, film ini berhasil meraup 87 juta dolar AS dari 3.943 bioskop di Amerika Utara — angka yang bahkan belum tentu dicapai banyak film besar di pekan perdananya.

Penurunan pendapatan The Odyssey hanya sebesar 30 persen dibandingkan debut perdananya yang mencapai 123,5 juta dolar AS. Angka ini jauh lebih baik dibanding rata-rata film blockbuster besar yang biasanya anjlok 50 persen atau lebih di pekan kedua. Pencapaian ini menjadikan The Odyssey sebagai film berperingkat-R dengan performa pekan kedua terbesar sepanjang masa, hanya di bawah Deadpool & Wolverine yang meraup 96 juta dolar AS.

Setelah dua pekan tayang, film adaptasi epik karya Homer ini — yang menampilkan Matt Damon sebagai raja Yunani Odysseus — telah mengumpulkan total 286,4 juta dolar AS di Amerika Utara dan 639,6 juta dolar AS di seluruh dunia.

Keunggulan The Odyssey juga sangat terasa di layar IMAX. Sebagai film pertama yang seluruhnya direkam menggunakan kamera IMAX berteknologi tinggi, pendapatannya dari format tersebut telah mencapai 140 juta dolar AS secara global. Film ini juga menjadi yang tercepat kedua dalam sejarah IMAX dalam menembus angka 100 juta dolar AS, yakni hanya dalam 10 hari penayangan.

"The Odyssey telah berubah dari sekadar blockbuster menjadi peristiwa budaya global," ujar CEO IMAX Richard Gelfond.

Dengan modal produksi sebesar 250 juta dolar AS dan biaya promosi sekitar 125 juta dolar AS, Universal Pictures tampaknya akan menuai untung besar. The Odyssey diprediksi akan tetap menjadi daya tarik utama bioskop sepanjang musim panas hingga musim gugur, sekaligus menjadi kandidat kuat nominasi Oscar.

Di luar The Odyssey, film Hadestown: The Musical — adaptasi layar dari pertunjukan Broadway — mencatatkan debut yang solid dengan 9,6 juta dolar AS dari 1.949 bioskop. Film bertemakan mitologi Yunani ini awalnya hanya dijadwalkan tayang selama lima hari, namun diperpanjang karena tingginya permintaan penonton.

Sementara itu, Toy Story 5 dari Disney-Pixar kini resmi menjadi film dengan pendapatan tertinggi tahun ini secara global, menembus angka 1,022 miliar dolar AS. Film ini diperkirakan segera melampaui Toy Story 4 (2019) sebagai seri Pixar paling laris sepanjang masa.

Secara keseluruhan, pendapatan bioskop domestik Amerika Serikat musim panas ini telah melampaui 3 miliar dolar AS, dengan tren 10 persen di atas capaian tahun lalu. Para pelaku industri optimistis total pendapatan tahunan bisa menyentuh 10 miliar dolar AS — untuk pertama kalinya di era pascapandemi.

"Ini benar-benar momen pembuktian bagi bioskop, terutama setelah bertahun-tahun dianggap akan punah," kata Paul Dergarabedian dari Rentrak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....