Daeron Targaryen Selamat dari Percobaan Pembunuhan di Episode Terbaru

  • 27 Jul 2026 11:35 WIB
  •  Bandar Lampung
Poin Utama
  • Daeron Targaryen, putra bungsu Alicent Hightower dan Raja Viserys, menghadapi percobaan pembunuhan pertamanya di Episode 3 House of the Dragon musim ketiga.
  • Serangan dilakukan oleh kelompok orang Baratheon saat Daeron sedang menyantap makan malam bersama Ormund Hightower dan Gwayne Hightower di Tumbleton.
  • Gwayne Hightower berhasil menyelamatkan Daeron tepat waktu, meski serangan tersebut meninggalkan beberapa korban jiwa dan membuat Ormund muntah akibat bau menyengat di lokasi kejadian.
  • Percobaan pembunuhan diduga atas perintah Ratu Rhaenyra Targaryen, kakak tiri Daeron.

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Ketegangan di House of the Dragon musim ketiga kian memuncak. Dalam Episode 3 yang kini tayang di HBO Max, Daeron Targaryen — putra bungsu Alicent Hightower dan Raja Viserys — menghadapi percobaan pembunuhan pertamanya, diduga atas perintah sang kakak tiri, Ratu Rhaenyra Targaryen.

Insiden itu terjadi saat Daeron tengah menyantap makan malam bersama Ormund Hightower dan Gwayne Hightower di Tumbleton. Sekelompok orang Baratheon menyerang, namun Gwayne berhasil menyelamatkan sang pangeran tepat waktu. Serangan itu gagal, meski menyisakan beberapa korban jiwa — dan Ormund yang spontan muntah akibat bau menyengat di tempat kejadian.

Dalam wawancara bersama Variety, aktor Benjamin Evan Ainsworth yang memerankan Daeron menyebut adegan tersebut penuh keterkejutan dan absurditas. "Ini adalah eskalasi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya," ujar Ainsworth. "Ada elemen kedunguan di sana — tubuh-tubuh bergelimpangan, lalu Ormund muntah di sebelahku. Daeron merasakannya semua sekaligus."

Lebih jauh, Ainsworth menjelaskan bahwa percobaan pembunuhan ini menjadi titik balik bagi karakter Daeron. Kedatangan Gwayne — sosok yang lebih bisa dipercaya dibanding Ormund — mendorong Daeron untuk merenungkan perannya dalam perang saudara yang tengah berkecamuk. "Bersama Gwayne, ia bisa bernapas lega. Tidak perlu berpura-pura atau menyembunyikan apapun," kata Ainsworth.

Menariknya, Ainsworth juga merespons teori penggemar yang viral: bahwa Ormund sengaja mengecat rambut Daeron dengan warna Hightower karena membenci darah Targaryen. "Tidak mustahil Ormund melakukan itu. Tapi bagiku, ada sesuatu yang indah jika rambut Daeron memang mirip ibunya, Alicent — sebuah ikatan yang ia jaga meski bertahun-tahun tak bertemu sang ibu," tuturnya.

Memasuki dua episode terakhir musim ini, konfrontasi besar antara kubu Blacks dan Greens di Tumbleton tampaknya sudah di depan mata. Apakah Daeron — yang dalam buku Fire & Blood karya George R.R. Martin dijuluki "Daeron the Daring" — siap terjun ke medan laga? "Apakah ia siap, itu yang sedang ia pertanyakan pada dirinya sendiri," ungkap Ainsworth, tanpa memberi bocoran lebih jauh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....