Pinocchio Pembunuh Hadir, Lebih Seram dari Winnie-the-Pooh!
- 27 Jul 2026 11:31 WIB
- Bandar Lampung
Poin Utama
- Sutradara Rhys Frake-Waterfield kembali dengan proyek horor baru berjudul Pinocchio: Unstrung setelah kesuksesan Winnie-the-Pooh: Blood and Honey di tahun 2023.
- Film ini menghadirkan versi gelap dari tokoh Geppetto yang digambarkan sebagai ilmuwan eksentrik dan kaya raya di era kontemporer, bukan hanya tukang kayu sederhana.
- Aktor Richard Brake dari serial Game of Thrones memerankan Geppetto dan menciptakan Pinocchio sebagai proyek kehidupan buatan yang bertemu dengan cucunya yang baru menjadi yatim piatu.
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Sutradara indie asal Inggris, Rhys Frake-Waterfield, kembali mengguncang layar setelah filmnya Winnie-the-Pooh: Blood and Honey (2023) menuai perhatian dunia. Kini ia membawa Pinocchio ke dunia kelam dalam Pinocchio: Unstrung — sebuah slasher berdarah yang membuktikan ia makin matang sebagai sineas horor kelas B.
Dalam versi ini, Geppetto bukan lagi tukang kayu sederhana, melainkan seorang ilmuwan eksentrik kaya raya di era modern, diperankan oleh bintang Game of Thrones, Richard Brake. Ia menciptakan Pinocchio sebagai proyek "kehidupan buatan," lalu mempertemukannya dengan cucunya, James, yang baru saja menjadi yatim piatu.
Persahabatan keduanya berkembang — hingga Pinocchio diam-diam dibawa ke sekolah dan menyaksikan James dipalak teman-temannya. Di sinilah naluri balas dendam Pinocchio tersulut, lengkap dengan misi anehnya memanen organ manusia demi menjadi "manusia sungguhan."
Nilai terbesar film ini justru bukan pada ceritanya, melainkan pada desain boneka Pinocchio itu sendiri — kasar, berserat kayu, dan terasa nyata di tangan. Departemen animatronik bekerja luar biasa, menghasilkan tampilan yang mengingatkan pada Pinocchio karya Guillermo del Toro (2022), namun jauh lebih brutal dan berdarah.
Efek gore-nya pun terasa organik dan old-school — menjijikkan dalam cara yang menyenangkan bagi penggemar slasher sejati.
Skrip Frake-Waterfield memang masih compang-camping, lelucon-leluconnya kurang tajam, dan mixing suara terasa keruh. Namun dibandingkan karya sebelumnya, Pinocchio: Unstrung terasa lebih bergairah dan lebih otentik — bukan sekadar konten viral murahan.
Kemunculan Robert Englund sebagai Jiminy Cricket versi terkutuk pun menambah bumbu menggelitik yang tak terduga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....