Bahaya dan Resiko Tindik di Tangan ala North West

  • 19 Jul 2026 05:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Tren tindik di tangan yang dikenakan North West, putri Kim Kardashian dan Kanye West, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah dokter kulit mengingatkan bahwa jenis tindik tersebut memiliki risiko yang jauh lebih besar dibandingkan tindik pada telinga karena lokasinya berada di area yang aktif digunakan setiap hari.

Dokter spesialis kulit bersertifikat, Dr. Corey Hartman, menjelaskan bahwa tindik di tangan, khususnya jenis dermal piercing dan surface piercing, dapat menimbulkan berbagai komplikasi jangka panjang. Risiko tersebut meliputi terbentuknya jaringan parut berlebih (hypertrophic scar), hiperpigmentasi, perubahan bentuk kulit (disfigurement), hingga gangguan fungsi tangan apabila terjadi kerusakan jaringan. Risiko ini dinilai lebih tinggi karena tangan terus bergerak dan sering bergesekan dengan berbagai benda.

Menurut Hartman, prosedur dermal piercing juga lebih rumit dibandingkan tindik biasa. Perhiasan dipasang menggunakan jangkar kecil yang ditanam di bawah permukaan kulit sehingga pemasangan maupun pelepasannya harus dilakukan oleh tenaga profesional. Jika prosedur dilakukan secara tidak tepat atau perawatannya kurang baik, risiko infeksi dan penolakan implan oleh tubuh dapat meningkat.

Para ahli juga menyoroti bahwa anak dan remaja umumnya belum sepenuhnya memahami dampak jangka panjang dari modifikasi tubuh permanen. Karena itu, dokter menyarankan agar keputusan untuk melakukan tindik di area berisiko tinggi dipertimbangkan secara matang dan, bila memungkinkan, ditunda hingga usia dewasa.

Selain kasus North West, para pakar kesehatan mengingatkan bahwa semua jenis tindik memiliki potensi komplikasi, seperti infeksi, reaksi alergi terhadap logam, jaringan parut, hingga cedera pada jaringan sekitar. Risiko tersebut dapat ditekan dengan memilih tenaga profesional, menggunakan perhiasan berbahan yang aman, serta melakukan perawatan sesuai anjuran medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....