Merawat Warisan Jamu, Menjaga Kearifan Nusantara
- 11 Jul 2026 12:21 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Jamu merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah dikenal selama ratusan tahun. Minuman herbal berbahan rempah-rempah ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi masyarakat, tetapi juga mencerminkan pengetahuan leluhur dalam memanfaatkan kekayaan hayati Nusantara.
Melansir laman UNESCO, jamu merupakan praktik kesehatan tradisional yang mencakup pengetahuan, keterampilan, serta nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Pada 2023, budaya sehat jamu resmi masuk dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO, sebagai pengakuan atas nilai budaya dan praktik tradisional yang terus hidup di masyarakat.
Racikan jamu umumnya memanfaatkan bahan alami seperti kunyit, jahe, temulawak, kencur, dan asam jawa. Di berbagai daerah, bahan-bahan tersebut diolah menjadi minuman herbal dengan resep yang berbeda sesuai tradisi setempat.
Di tengah meningkatnya tren gaya hidup sehat, jamu kembali diminati berbagai kalangan. Selain dikonsumsi sebagai minuman sehari-hari, jamu kini hadir dalam berbagai inovasi penyajian sehingga lebih mudah diterima generasi muda tanpa menghilangkan nilai tradisionalnya.
Pelestarian budaya minum jamu diharapkan tidak hanya menjaga identitas budaya bangsa, tetapi juga mendorong pemanfaatan kekayaan rempah Indonesia secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....