Tren Healing dan Staycation di Kalangan Gen Z

  • 29 Jun 2026 14:30 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Belakangan ini, istilah healing dan staycation semakin populer di kalangan anak muda, khususnya generasi Z. Dua tren ini sering muncul di media sosial dan menjadi pilihan banyak orang untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari. Bagi Gen Z, healing dan staycation bukan hanya sekadar liburan, tetapi juga cara untuk menjaga kesehatan mental dan mencari ketenangan.

Healing biasanya diartikan sebagai kegiatan untuk memulihkan pikiran dan suasana hati dari rasa lelah, stres, atau tekanan hidup. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari pergi ke pantai, menikmati alam, jalan-jalan santai, hingga sekadar menikmati waktu sendiri di tempat yang nyaman. Sementara itu, staycation adalah kegiatan menginap di hotel atau penginapan tanpa harus bepergian jauh dari kota tempat tinggal.

Salah satu alasan tren ini populer adalah karena gaya hidup Gen Z yang dekat dengan tekanan sosial dan aktivitas digital. Banyak anak muda merasa lelah dengan rutinitas, tugas kuliah, pekerjaan, hingga kehidupan media sosial yang penuh tuntutan. Karena itu, mereka mencari cara sederhana untuk menyegarkan pikiran agar bisa kembali produktif.

Media sosial juga memiliki pengaruh besar terhadap tren healing dan staycation. Foto hotel estetik, pemandangan alam, atau video perjalanan singkat sering membuat banyak orang tertarik untuk mencoba hal yang sama. Bahkan, beberapa tempat wisata dan hotel kini sengaja membuat konsep yang menarik agar cocok dijadikan konten Instagram atau TikTok.

Selain untuk bersantai, staycation juga dianggap lebih praktis dan terjangkau dibandingkan liburan jauh. Anak muda tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk tiket perjalanan atau cuti panjang. Cukup menginap satu atau dua malam di hotel dengan suasana nyaman, mereka sudah merasa mendapatkan pengalaman baru.

Namun, tren healing juga sering mendapat kritik karena dianggap hanya menjadi alasan untuk berlibur atau mengikuti tren media sosial. Tidak sedikit orang yang menggunakan istilah healing hanya untuk jalan-jalan tanpa benar-benar memahami makna menjaga kesehatan mental itu sendiri.

Meski begitu, tren ini tetap memiliki sisi positif jika dilakukan dengan bijak. Healing dan staycation dapat membantu seseorang mengurangi stres, memperbaiki mood, dan memberi waktu untuk diri sendiri. Di tengah kehidupan yang semakin sibuk, memiliki waktu untuk beristirahat memang menjadi hal yang penting.

Pada akhirnya, healing dan staycation mencerminkan perubahan gaya hidup generasi muda saat ini. Gen Z mulai menyadari pentingnya keseimbangan antara aktivitas, hiburan, dan kesehatan mental. Selama tidak dilakukan secara berlebihan, tren ini bisa menjadi cara sederhana untuk menjaga kualitas hidup agar tetap sehat dan bahagia.



Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....