Demam Konser "Silent Disco" di Ruang Terbuka Hijau Kota
- 22 Jun 2026 04:27 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Tren menikmati musik di kalangan anak muda perkotaan kembali berinovasi lewat menjamurnya acara Silent Disco di berbagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Berbeda dengan konser atau pesta konvensional yang mengandalkan pengeras suara raksasa, dalam acara ini setiap pengunjung diberikan sebuah headphone nirkabel khusus. Konsep ini memungkinkan ratusan anak muda berdansa dan bernyanyi bersama di taman kota tanpa menimbulkan polusi suara yang mengganggu ketertiban lingkungan sekitar.
Melalui headphone tersebut, penonton dapat memilih hingga tiga saluran musik berbeda yang dimainkan oleh DJ secara langsung dari atas panggung. Fenomena unik ini menciptakan pemandangan menarik di mana orang-orang di area yang sama berdansa dengan ritme yang berbeda-beda tergantung saluran yang mereka mendengarkan. Bagi Gen Z, format ini menawarkan kontrol penuh atas pengalaman hiburan mereka, termasuk kebebasan mengatur volume suara demi menjaga kesehatan pendengaran.
Selain faktor keseruan, izin penyelenggaraan acara jenis ini jauh lebih mudah didapatkan karena tidak melanggar aturan batas kebisingan lingkungan perkotaan. Banyak pengelola taman kota yang justru menyambut baik tren ini sebagai cara positif untuk mengaktifkan fungsi RTH bagi generasi muda di malam minggu. Biaya tiket yang relatif murah karena tidak memerlukan instalasi sound system besar juga menjadi alasan mengapa acara ini selalu habis dipesan dalam hitungan menit.
Para sosiolog menilai Silent Disco merupakan refleksi dari karakter anak muda modern yang menginginkan keseimbangan antara bersosialisasi secara komunal namun tetap memiliki ruang privasi yang personal. Tren ini diprediksi akan terus meluas ke berbagai daerah sebagai alternatif hiburan malam yang ramah lingkungan dan inklusif. Di tengah kepungan penatnya aktivitas urban, berdansa dalam keheningan menjadi cara baru anak muda merayakan kebebasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....