The Housemaid Jadi Panggung setelah Sukses Film
- 20 Mei 2026 15:06 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Setelah sukses sebagai novel terlaris dan film laris manis, The Housemaid kini melangkah ke panggung teater. Lionsgate mengumumkan pengembangan drama panggung dari waralaba yang dibintangi Sydney Sweeney dan Amanda Seyfried tersebut.
Produksi teater ini digarap oleh produser asal Inggris, Melting Pot, yang dipimpin Simon Friend dan Hanna Osmolska—duo di balik kesuksesan Broadway Life of Pi dan Paranormal Activity. Naskah drama ditulis oleh Bekah Brunstetter, penulis naskah Broadway The Notebook. Hingga saat ini, jadwal produksi masih belum diumumkan.
Langkah ini menjadi ekspansi terbaru Lionsgate untuk waralaba The Housemaid. Sebelumnya, film sekuel berjudul The Housemaid's Secret dijadwalkan memulai produksi pada tahun ini dan dirilis di bioskop pada 17 Desember 2027.
Film pertama The Housemaid yang disutradarai Paul Feig sukses mengejutkan. Dibuat dengan biaya hanya 35 juta dolar AS (sekitar Rp560 miliar), film ini meraup 400 juta dolar AS (sekitar Rp6,4 triliun) di box office global.
Cerita The Housemaid mengikuti seorang perempuan muda dengan masa lalu misterius yang dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga untuk keluarga sangat kaya. Namun, kehidupan sempurna pasangan suami-istri itu ternyata tidak seperti yang terlihat. Versi panggung akan didasarkan pada novel dan film yang nyaris serupa, meskipun akhir ceritanya sedikit berbeda.
Presiden Produk Global dan Pengalaman Lionsgate, Jenefer Brown, mengatakan bahwa The Housemaid memiliki semua elemen untuk adaptasi panggung yang sukses.
"Judul laris, karakter kuat, dan cerita penuh tikungan yang membangun ketegangan dengan cara alami untuk panggung," ujar Brown. "Proyek ini mencerminkan bagaimana film dan kekayaan intelektual hit kami bisa diubah menjadi pengalaman baru."
The Housemaid bergabung dengan deretan film Lionsgate yang diadaptasi ke teater, seperti Dirty Dancing, La La Land, Wonder, serta The Hunger Games yang saat ini dipentaskan di West End London.
Produser Simon Friend ingin "meningkatkan intensitas" cerita dalam versi panggung. Menurutnya, cerita ini sangat teatrikal karena sebagian besar berlokasi di satu tempat yang klaustrofobik, ditambah elemen tak terduga yang menghidupkan genre cerita sandiwara menegangkan.
Sementara itu, penulis naskah Bekah Brunstetter mengaku antusias membawa cerita yang penuh emosi, aneh, lucu, dan menegangkan ini ke panggung. "Saya sangat bersemangat menggali tema universal The Housemaid tentang kecemburuan, pedihnya hasrat, dan trauma yang menyatukan kita," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....