Sabrina Carpenter Kecam Video Gedung Putih

  • 30 Apr 2026 15:15 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Penyanyi pemenang Grammy, Sabrina Carpenter, mengecam Gedung Putih setelah lagunya yang berjudul "Juno" digunakan dalam sebuah video yang menampilkan penangkapan imigran oleh aparat hukum.

Melalui unggahan di platform X, Sabrina menyebut video tersebut "jahat dan menjijikkan". Ia juga dengan tegas melarang pihak Gedung Putih melibatkan dirinya maupun karyanya untuk mendukung agenda yang tidak manusiawi.

Video kontroversial itu dipublikasikan oleh tim media sosial Gedung Putih. Padahal, dalam setiap penampilannya di atas panggung, Sabrina justru menggunakan lagu "Juno" untuk melakukan "penangkapan" lucu terhadap para selebritas yang hadir, lengkap dengan borgol berwarna merah muda.

Alih-alih menarik video tersebut, juru bicara Gedung Putih, Abigail Jackson, justru membalas dengan pernyataan sarkastis menggunakan lirik lagu Sabrina. Jackson menyatakan pihaknya tidak akan meminta maaf atas tindakan deportasi terhadap imigran ilegal yang dianggap berbahaya, sembari mempertanyakan sikap siapa pun yang membela para pelaku kejahatan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, video tersebut masih dapat diakses di akun media sosial X dan TikTok Gedung Putih.

Ini bukan kali pertama pemerintahan Presiden Donald Trump menggunakan lagu artis tanpa izin. Sebelumnya, Olivia Rodrigo juga melarang lagunya digunakan untuk propaganda rasis. Begitu pula sejumlah musisi besar seperti Celine Dion, Foo Fighters, Bruce Springsteen, hingga Beyoncé yang pernah keberatan atas penggunaan karya mereka oleh Trump.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....