Qunutan dan Besek Berkah, Tradisi Unik Warga Lampung Sambut Malam ke-15 Ramadan
- 04 Mar 2026 22:44 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Masyarakat di sejumlah wilayah Lampung memiliki tradisi khas dalam menyambut malam ke-15 Ramadan melalui kegiatan Qunutan. Tradisi ini tidak hanya diisi dengan doa bersama, tetapi juga pembagian makanan secara merata kepada seluruh warga.
Di kampung tempat tinggal Topan, tradisi Qunutan dipusatkan di rumah Ketua RT. Warga datang menjelang adzan magrib dengan membawa besek berisi makanan dari rumah masing-masing. Seluruh besek kemudian dikumpulkan di satu tempat untuk didoakan bersama.
Setelah doa bersama selesai, besek tersebut dibagikan kembali secara acak kepada warga yang hadir. Menariknya, setiap orang tetap mendapatkan bagian, tanpa terkecuali.
“Sudah setiap tahun kami melakukan tradisi ini. Yang tidak boleh ketinggalan adalah ketupat. Itu wajib ada di dalam besek,” ujar Topan, Selasa (4/3/2026).
Menurutnya, pembagian secara acak memiliki makna kebersamaan dan kesetaraan. Semua warga, mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak mendapatkan besek. Bahkan, warga yang kebetulan melintas pun turut diberikan bagian sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur.
Tradisi ini menjadi simbol kuatnya nilai gotong royong dan solidaritas sosial masyarakat setempat. Selain mempererat hubungan antarwarga, Qunutan juga dimaknai sebagai momentum meningkatkan doa dan harapan di pertengahan Ramadan.
Melansir laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, pertengahan Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Tradisi yang tumbuh di tengah masyarakat, seperti Qunutan di Lampung, mencerminkan kekayaan budaya Islam Nusantara yang sarat nilai kebersamaan.
Warga berharap tradisi ini terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda agar semangat berbagi dan persaudaraan tetap terjaga di setiap Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....