Ika Natassa: Patah Hati Bisa Dikonversi Jadi Royalti
- 28 Feb 2026 16:51 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Pengalaman patah hati kerap meninggalkan luka mendalam. Namun, siapa sangka, perihnya sakit hati justru bisa menjadi ladang cuan jika dikemas dalam bentuk karya. Prinsip menarik ini diungkapkan penulis novel bestseller, Ika Natassa, dalam video podcast terbaru Raditya Dika.
Dalam podcast bertajuk "Patah Hati Berujung Royalti" yang juga menghadirkan komika Yono Bakrie, Ika Natassa berbagi rahasia di balik proses kreatifnya. Ika menegaskan, tidak ada kesedihan yang sia-sia selama ia bisa menuangkannya ke dalam tulisan.
"Tidak ada patah hati yang tidak bisa dikonversi menjadi royalti," ujar Ika Natassa, mengutip prinsip hidupnya.
Novel-novel seperti Antologi Rasa dan The Architecture of Love disebut lahir dari kegelisahan pribadi. Menurutnya, menulis tentang sosok yang pernah menyakiti adalah cara untuk melepaskan emosi dan berdamai dengan masa lalu. "Penulis adalah orang yang paling menderita sedunia karena dia tidak boleh lupa akan rasa sakit," tambahnya.
Dalam sesi tersebut, ia juga membeberkan kebiasaan uniknya menulis novel melalui gawai. Bagi Ika, ponsel memberikan suasana lebih santai dibanding laptop yang identik dengan pekerjaan kantor.
Tak hanya soal inspirasi, diskusi ini juga menyentuh sisi teknis kepenulisan. Ika, Raditya Dika, dan Yono Bakrie membahas pentingnya riset mendalam—termasuk memanfaatkan kecerdasan buatan untuk akurasi data medis—hingga tips bagi penulis pemula yang ingin menembus penerbitan.
"Penulis baru jangan takut mengirimkan naskah. Penerbit justru sedang mencari karya-karya segar," pesan Ika, seraya mengingat pengalaman pertamanya mengirim naskah ke Gramedia tanpa bantuan "orang dalam".
Podcast yang sarat wawasan ini juga memperkenalkan novel terbaru Ika Natassa berjudul Langit Mengambil, yang kali ini mengusung genre suspense, berbeda dari karya romantisnya sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....