Tradisi Injak Telur Simbol Keharmonisan Pernikahan Adat Jawa

  • 07 Feb 2026 23:31 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Tradisi injak telur merupakan salah satu prosesi penting dalam pernikahan adat Jawa yang berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ritual ini menjadi bagian dari rangkaian upacara panggih, yaitu momen pertemuan pertama pengantin setelah akad nikah.

Dalam prosesi injak telur, pengantin laki-laki menginjak telur ayam kampung hingga pecah, kemudian kakinya dibasuh oleh pengantin perempuan menggunakan air yang diberi bunga. Ritual ini sarat dengan makna filosofis sebagai simbol awal kehidupan rumah tangga yang baru dimulai.

Telur dimaknai sebagai lambang kehidupan dan kesuburan, sementara tindakan menginjak telur mencerminkan kesiapan suami memikul tanggung jawab sebagai pemimpin keluarga. Adapun prosesi membasuh kaki suami oleh pengantin perempuan melambangkan ketulusan, penghormatan, dan kerja sama dalam membangun rumah tangga.

Seiring perkembangan zaman, tradisi injak telur tidak hanya dilaksanakan di Jawa Tengah dan Yogyakarta, tetapi juga dikenal luas di berbagai daerah lain yang mengadopsi adat Jawa. Meski demikian, nilai dan makna filosofis yang terkandung di dalamnya tetap dijaga.

Pelestarian tradisi injak telur diharapkan dapat memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai luhur budaya Jawa sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....