Angklung, Warisan Musik Tradisional yang Diakui Dunia

  • 05 Feb 2026 22:45 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Angklung merupakan salah satu alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Jawa Barat. Alat musik berbahan bambu ini sempat menjadi perhatian publik beberapa tahun lalu, setelah muncul klaim dari negara lain. Namun, angklung secara resmi telah diakui sebagai warisan budaya milik Indonesia.

Angklung berasal dari kebudayaan masyarakat Sunda di Jawa Barat dan telah digunakan sejak ratusan tahun lalu. Instrumen ini dimainkan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan bunyi khas dari tabung-tabung bambu yang disusun secara khusus.

Pengakuan internasional terhadap angklung diperoleh pada tahun 2010. Melalui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), angklung ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia yang berasal dari Indonesia. Penetapan tersebut tercatat dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Mengutip laman resmi UNESCO, angklung dinilai memiliki nilai budaya tinggi karena tidak hanya berfungsi sebagai alat musik, tetapi juga mengajarkan kebersamaan, kerja sama, dan harmoni sosial dalam setiap permainannya.

Angklung biasanya dimainkan secara berkelompok, di mana setiap pemain memegang satu atau dua nada. Untuk menghasilkan sebuah lagu, dibutuhkan kekompakan antarpemain. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi ciri khas dan kekuatan utama angklung sebagai warisan budaya.

Saat ini, angklung tidak hanya dimainkan di Indonesia, tetapi juga diperkenalkan di berbagai negara sebagai bagian dari diplomasi budaya. Meski sempat menuai polemik klaim budaya, pengakuan UNESCO menegaskan bahwa angklung merupakan musik tradisional asli Indonesia, khususnya dari Jawa Barat.

Pelestarian angklung pun terus dilakukan melalui pendidikan, pertunjukan seni, serta komunitas budaya, agar alat musik tradisional ini tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....