Kain Ecoprint, Produk Unggulan Ramah Lingkungan yang Unik
- 13 Sep 2026 15:49 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Produk kerajinan berbahan kain dengan teknik ecoprint menjadi salah satu produk unggulan yang menarik perhatian dalam bazar rangkaian Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung di Hotel Radisson, Minggu (13/9/2026).
Salah satu pelaku usaha yang memperkenalkan produk tersebut adalah Mami Ayu, Owner Ayu Ecoprint sekaligus member UMKM Emas Prima Indonesia. Melalui produk ecoprint, Mami Ayu menghadirkan kain dengan motif alami yang memiliki karakter berbeda pada setiap lembarannya.
Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bentuk, warna, dan pigmen alami dari berbagai bagian tumbuhan, seperti dedaunan, bunga, serta tanaman lainnya. Material alami tersebut diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan jejak motif pada permukaan kain. Keunikan ecoprint terletak pada hasil akhirnya. Motif yang tercipta tidak dibuat dengan pola cetakan yang seragam, melainkan berasal dari bentuk alami tumbuhan. Hal tersebut membuat setiap produk ecoprint memiliki karakter dan corak yang khas.
Mami Ayu mengatakan, ecoprint tidak sekadar menghasilkan produk fesyen dan kerajinan dengan nilai estetika tinggi, tetapi juga membawa pesan penting mengenai kepedulian terhadap lingkungan.
“Ecoprint ini memanfaatkan bahan-bahan dari alam, seperti daun dan bunga. Jadi selain menghasilkan motif yang cantik dan unik, kita juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih mengenal produk yang ramah lingkungan,” ujar Mami Ayu.
Menurutnya, pemanfaatan bahan alami menjadi salah satu daya tarik utama ecoprint. Setiap daun atau bunga yang digunakan dapat memberikan bentuk dan warna berbeda, sehingga proses pembuatannya membutuhkan kreativitas, ketelitian, dan sentuhan tangan pengrajin. “Setiap kain punya cerita dan hasilnya tidak akan benar-benar sama. Justru di situlah keindahannya. Kita memanfaatkan apa yang diberikan alam untuk menjadi sebuah karya yang memiliki nilai,” katanya.
Keikutsertaan Ayu Ecoprint dalam bazar tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk ramah lingkungan kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pasar bagi kerajinan lokal. Mami Ayu berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal ecoprint dan tertarik menggunakan produk berbasis bahan alami. Ia juga berharap para pelaku UMKM terus berinovasi dengan mengembangkan produk yang tidak hanya memiliki nilai jual, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
“UMKM harus terus berinovasi. Produk yang kita buat harus memiliki kualitas dan nilai ekonomi, tetapi juga sebisa mungkin memberikan dampak positif bagi lingkungan,” tuturnya. Kehadiran produk ecoprint dalam bazar Rakerwil PW Fatayat NU Provinsi Lampung menjadi contoh bahwa kreativitas UMKM dapat berjalan beriringan dengan semangat pelestarian lingkungan. Melalui karya-karya seperti kain ecoprint, potensi ekonomi kreatif daerah sekaligus kampanye penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan dapat terus dikembangkan.
Dengan keunikan motif alami, proses kreatif yang bernilai seni, serta konsep keberlanjutan yang diusung, ecoprint menjadi salah satu produk UMKM yang memiliki peluang untuk semakin dikenal dan diminati, baik di pasar lokal maupun lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....